MAKASSAR, BKM — Pembenahan yang terus menerus dilakukan civitas Akademi Maritim Indonesia (AMI) Veteran Makassar diganjar dengan berbagai pengakuan, baik nasional maupun internasional. Setelah meraih akreditasi B untuk tiga program studi yang dikelolanya, AMI Veteran juga telah mendapatkan akreditasi yang sama pada jenjang institusi.
Hal ini mendapat apresiasi khusus dari Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi Prof Dr Ir Hj Andi Niartiningsih,MP. Ia pun kemudian mendorong AMI Veteran untuk bersiap mendapatkan akreditasi A.
”Peluang AMI Veteran untuk mendapatkan akreditas A sangat besar. Karena tiga prodi yang ada sudah terakreditasi B. Demikian pula institusinya, juga telah diakreditasi B. Sekarang harus bersiap untuk mendapatkan akreditasi A,” kata Andi Niar, sapaan akrab Koordinator Kopertis IX saat menjadi inspektur upacara pada pelantikan dan wisuda XXIV Perwira Remaja Pelayaran Niaga AMI Veteran di halaman kampus, Sabtu (21/11).
Lalu apa saja yang harus dipersiapkan untuk mendapatkan akreditasi tertinggi bagi perguruan tinggi ini? Andi Niar menyebut visi misi lembaga, tata pamong, sumber daya manusia (SDM) dosen dan tenaga kependidikan, mahasiswa serta alumni, sarana prasarana penunjang, pendanaan dan fasilitas untuk menghasilkan alumni yang bermutu, hingga pengembangan penelitian, pengabdian masyarakat dan kerja sama.
Diakui Andi Niar, di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo, peluang bagi perguruan tinggi maritim semakin besar. Hanya saja, yang menjadi kendala adalah penyediaan SDM dosen dan tenaga kependidikan. Sebab tenaga dosen harus S2. Sementara banyak alumni diklat kemaritiman yang lebih memilih untuk berlayar dibanding menjadi dosen.
”Yang patut diapresiasi untuk AMI Veteran, karena sudah banyak alumninya yang telah bergabung untuk mengembangkan almamater. Ini sangat bagus di era persaingan yang cukup ketat. Sebab alumni yang kembali mengabdi di kampus ini tentunya sudah dibekali dengan keterampilan yang mumpuni,” tandas Koordinator Kopertis.
Ditanya tentang perubahan status AMI Veteran dari akademi menjadi politeknik. Andi Niar optimistis bisa direalisasikan di tahun 2016 mendatang. Sebab persyaratan telah dipenuhi. Tinggal menunggu hasil proses di Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi.
Bagaimana sikap AMI Veteran dengan tantangan yang disampaikan Koordinator Kopertis untuk mendapatkan akreditas A? Direktur AMI Veteran Amrin Rani usai wisuda, menegaskan bahwa pihaknya selalu siap yang terkait dengan pengembangan lembaga diklat kemaritiman yang dipimpinnya.
”Saat ini semua prodi kita, KPN, teknik dan nautika sudah akreditasi B. Secara institusi juga sudah akreditas B. Kita sekarang bersiap untuk mendapatkan akreditasi A. Kalaupun ada yang perlu dibenahi, tinggal sedikit saja. Karena persyaratan sudah terpenuhi,” terang Amrin.
Sebelumnya, dalam laporan pendidikannya, Direktur AMI Veteran menyebut, wisuda XXIV diikuti 587 orang. Terdiri dari Prodi KPN 99 orang, teknika 256 orang dan nautika 256 orang. Dengan wisuda ini, berarti AMI Veteran telah memiliki alumni sebanyak 8.321 orang. Masing-masing prodi KPN 4.867, teknika 1.597 dan nautika 1.857 orang. (rus)