Site icon Berita Kota Makassar

Patah Hati, Janda Anak Satu Bunuh Diri di Jeneberang

Patah Hati, Janda Anak Satu Bunuh Diri di Jeneberang

Patah Hati, Janda Anak Satu Bunuh Diri di Jeneberang

GOWA, BKM — Malang bagi Arbiah (30). Janda beranak satu ini mengakhiri hidupnya dengan terjun dari Jembatan Kembar Sunggumunasa ke Sungai Jeneberang, Minggu
(22/11) malam.
Aksi nekat Arbiah diduga dilatarbelakangi masalah asmara. Perempuan yang diketahui berdomisili di Kabupaten Maros ini terjun ke sungai, setelah terlibat cekcok via telepon dengan kekasihnya yang diduga beranam Asdar. Sebelum melompat, Arbiah melintas di Jembatan Kembar berboncengan sepeda motor dengan rekannya, Anti.
Anti dalam laporannya mengaku bingung, sebab korban usai menerima telepon, tiba-tiba meloncat dari atas motor yang dikemudikan Anti. Arbiah pun langsung membuang dirinya ke dalam sungai yang tingginya sekitar 10 meter dari permukaan air sungai itu.
“Saya yang bonceng Arbiah. Dia sempat terima telepon dan sepertinya bertengkar dengan pacarnya. Pas lewat di Jembatan Kembar, dia loncat dari motor, terus lompat ke sungai,” beber Anti.
Melihat aksi nekat temannya itu, Anti langsung melapor ke Mapolsek Pallangga. Setelah menerima laporan, petugas langsung meluncur ke TKP, bersama petugas Tagana dari Dinasos Gowa.
Namun upaya pencarian di malam hari gagal. Mayat Arbiah baru dapat ditemukan esok harinya, Senin (23/11) pukul 07.00 Wita.
Peristiwa ini sempat menggegerkan warga Gowa. Beberapa jam upaya pencarian sempat menyita perhatian ratusan warga dan pengguna jalan. Akibatnya, arus lalulintas mengalami kemacetan parah.
Kapolsek Pallangga, AKP Ridwan yang dikonfirmasi belum dapat memastikan motif peristiwa itu. Hingga berita ini diturunkan, pihaknya masih melakukan pendalaman, termasuk mengambil keterangan sejumlah saksi.
“Dugaan sementara bunuh diri, tapi kami belum bisa pastikan motifnya. Sementara kami sudah mengambil keterangan rekan korban yang beranam Anti dan kakak korban yang telah datang ke polsek.
Kapolsek juga mengaku jika sebelumnya korban dan rekannya, sempat mengunjungi rumah bernyanyi Lyric Makassar. Dari pengakuan Anti, dia bersama korban berada di room karaoke selama tiga jam, sebelum Anti mengajak korban bertemu dengan pacarnya di Kabupaten Gowa.
“Itupun kata rekannya, sebelum ke Gowa, korban sempatji ketemu dengan pacarnya
bernama Asdar. Setelah itu terjadilah aksi bunuh diri di jembatan,” jelas kapolsek.
Dari pengakuan kakak korban, Arbiah kini berstatus janda dengan anak satu. Korban cerai
dengan suaminya sejak 2014. “Kami sudah dapat informasi dari RSU Bhayangkara bahwa
pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Meski begitu kita tetap lakukan
penyelidikan,” jelas kapolsek. (sar-ril/b)

Exit mobile version