BARRU, BKM–Paslon nomor urut 3, Andi Idris Syukur-Suardi Saleh (AIS) terus mempermantap persiapannya jelang pencoblosan 9 Desember nanti.
Guna memastikan suara masyarakat sesuai pilihannya dan jauh dari intrik-intrik kecurangan, maka paslon bertagline “Bekerja Untuk Rakyat” tersebut akan memperketat pengawasan berbasis Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Selain relawan yang bertugas mengawasi potensi adanya kubu tertentu melakukan politik uang, tim paslon perpaduan ahli pemerintahan itu, juga akan menempatkan relawan-relawan secara berlapis di setiap TPS, baik jelang pemungutan, maupun pasca penghitungan. “Khusus saksi, selain satu orang yang terdaftar di KPU ditempatkan di masing-masing TPS, juga kita siapkan saksi bayangan, serta tim relawan yang bertugas di luar area TPS,” kata Jubir AIS, Arif Saleh, Selasa (24/11).
Arif menuturkan, saksi berlapis plus back up relawan di setiap TPS, sengaja siaga setiap saat, agar potensi kecurangan bisa diminimalisir. Begitu pun jika ada mobilisasi pemilih akan cepat ketahuan, serta menutup ruang bila ada oknum penyelenggara yang ingin bermain. “Tentu kita berharap, selain saksi dan relawan berlapis di setiap TPS, jajaran pengawas pilkada dan aparat terkait, juga mengintensifkan pengawasannya. Apalagi indikasi adanya politik uang, sudah nampak,” tambah mantan jurnalis ini. (udi/rif/d)