MAKASSAR, BKM — Selama tahun 2014, ada sekitar 550 ribu masyarakat Indonesia melakukan wisata medis di Malaysia. Dari jumlah tersebut, banyak pula di antaranya merupakan warga Kota Makassar dan sekitarnya. Mereka yang datang berobat kebanyakan adalah penderita sakit tulang, kanker, neurologi, dan jantung.
”Saat ini, cukup banyak dokter spesialis di Malaysia untuk menangani penyakit sakit tulang, kanker, neurologi, dan jantung. Hampir seluruh pasien yang datang berobat ke Malaysia, mengalami kesembuhan. Sehingga ini tentunya menjadi nilai plus bagi rumah sakit-rumah sakit di Malaysia dan makin menambah kepercayaan kepada masyarakat dari berbagai negara termasuk Indonesia untuk datang berobat ke kami,” kata Mohd Zulhery Fahmy, Regional Director Market Development Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC), kepada wartawan di sela-sela acara roadshow yang dilangsungkan di Makassar Golden Hotel (MGH), Selasa (24/11).
Selain di Makassar, kegiatan roadshow juga dilaksanakan di Medan Pekanbaru, Surabaya, Bali, Balikpapan, Bandung, Batam, dan terakhir di Jakarta. Pada acara roadshow ini, MHTC menggelar acara bertajuk ‘Me Time With Friends’ The Beauty Healthcare Trip. Acara ini mengangkat tema mengenai health investment.
Acara ini juga bertujuan mengajak warga Indonesia khususnya warga Makassar untuk melakukan medical check up sambil berwisata ke Malaysia. Dalam kegiatan ini, pihak MHTC membawa sejumlah perwakilan dari rumah sakit, masing-masing Joelle, Marketing Island Hospital Penang, Ali Jaya, Marketing Rumah Sakit Mahkota Medical Center, dan Hafizah, Direktur KPJ Damansa Specialist Hospital, Siti Suhana, International Marketing Ramsay Sime Darby. MHTC akan memberikan pelayanan paket perjalanan medis kepada warga Makassar.
Seperti diketahui, saat ini kesehatan menjadi hal paling utama untuk menunjang hidup. Layaknya sebuah sistem, tubuh kita tersusun dari unit-unit berupa organ yang memiliki fungsi yang saling berhubungan antara satu organ dengan organ yang lainnya. Oleh karena itu, datangnya suatu penyakit yang merusak salah satu organ turut berpotensi memicu kerusakan organ yang lainnya. Jika kerusakan ini semakin kompleks maka akan berdampak buruk pada tubuh hingga menyebabkan kematian.Sehingga perlu sekiranya kita mengenal penyakit-penyakit yang di sinyalir memiliki potensi mematikan yang tinggi. Dengan demikian kita akan lebih mawas diri untuk menghidari atau mencegah penyakit tersebut agar tidak merusak tubuh kita.
Langkahpertama yangdiperlukanadalahMedical Check Up.Ibarat sebuah kendaraan yang harus diperiksa secara rutin, tubuh manusia juga memerlukan pemeriksaan rutin untuk mendeteksi lebih dini kemungkinan penyakit. Medical Check Up adalah langkah pertama untuk mengetahui gejala-gejala penyakit yang ada didalam tubuh, Medical Check Upibarat sebuah buku rapor untuk menilai kondisi tubuh dan mengevaluasi serta memberikan informasi yang tepat dan analisis yang akurat terhadap kondisi organ –organditubuhkita.
Melalui kegiatan ini, Malaysia Healthcare Travel Council inginsekali mengajak warga Indonesia untuk lebih peduli terhadap kesehatan dengan melakukan medical check up sejak dini. Untuk melakukan wisata medis, cukup menyediakan dana minimal dikisaran Rp7 juta sampai Rp10 juta selama tiga sampai lima hari.
”Kami memiliki fasilitas rumah sakit yang lengkap dengan dokter spesialis yang berpengalaman serta pelayanan kualitas dunia. Melihat banyaknya pasien dari Indonesia yang melakukan pengobatan ke Malaysia, maka kami sangat senang sekali untuk melayani medical trip semua warga Indonesia,” kata Mohd Zulhery Fahmy. (mir)
MHTC Kembangkan Wisata Medis

BKM/AMIRUDDIN NUR WISATA MEDIS -- Ki-ka, masing-masing Ali Jaya, Mohd Zulhery Fahmy, Hafizah, Siti Suhana, dan Joelle, menjelaskan mengenai kesiapan mereka menyambut kedatangan masyarakat Indonesia khususnya Makassar yang akan melakukan wisata medis di Malaysia. Pengenalan dilakukan dalam bentuk roadshow ke sejumlah kota di Indonesia. Khusus di Makassar, dilaksanakan di Makassar Golden Hotel, kemarin.