MAKALE, BKM–Jajaran Polres Tana Toraja tak henti melakukan sosialisasi untuk Pemilukada damai. Sosialisasi Pemilukada damai yang digelar Polres mendapat perhatian serius semua kalangan, Kamis (26/11).
Kapolres dalam sosialisasi tersebut menghadirkan tim sukses dari duakabupaten yakni Tana Toraja dan Toraja Utara demi terjaganya Kantimbmas. Selain itu, sosialisasi juga dihadiri komisioner KPU dan Panwas dua kabupaten bertetangga tersebut.
Kegiatan yang diprakarsai Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP Matius M Tappi, dibuka Kapolres AKBP Arief Satrio, dipandu Wakapolres Kompol Yosep Lute Lantang.
Usai sosialisasi, Waka Yosep Lute Lantang menjelaskan, hakikat dari keamanan melekat pada diri kita sendiri, sehingga jangan hanya beda pilihan orang menjadi bermusuhan.
Tiga paslon yang akan bertarung di Pemilukada Toraja dan dua paslon di Toraja Utara merupakan calon pemimpin yang memiliki talenta dan kompetensi sudah teruji. “Olehnya itu pilkada jangan menjadi ajang perpecahan, namun sebuah proses pendewasaan politik,”ujar Kompol Yosep Lute.
Meski demikian, kata Yosep Lute, tim sukses lima paslon memiliki tanggungjawab moralnya untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, sebab Toraja warisan dunia karena adat istiadatnya, sehingga stabilitas Kantibmas harus terjaga demi memberi jaminan wisman dan wisnus termasuk masyarakat nyaman beraktifitas.
Ketua KPU Toraja, Rizal Randa meminta agar kepala Lembang tidak mengobral surat keterangan domisili. Pasalnya meskipun datang ke TPS membawa Kartu Keluarga (KK) namun tidak ada dalam DPT tentu tidak boleh menyalurkan suaranya sebab selama ini tidak berdomilisi di Toraja, meskipun orang Toraja juga.(gus/rif/c)