Site icon Berita Kota Makassar

Isu Suap Warnai Pemilihan Ketua Komisi

TAKALAR, BKM — Isu tak sedap mewranai pergantian Ketua Komisi I dan Komisi III DPRD Takalar yang berlangsung beberapa hari lalu.
Dua ketua terpilih, masing-masing Ilham Jaya Torada sebagai Ketua Komisi I menggantikan, Nawir Rahman serta Indrawati Daud sebagai Ketua Komisi III menggantikan Indar Jaya diduga melakukan praktik suap hingga keduanya terpilih dengan cara aklamasi.
Isu ini tak ditampik oleh sejumlah anggota dewan. Sebelum pemilihan, beberapa dewan mengaku sempat ditawari sejumlah uang dengan maksud melancarkan proses pemilihan ketua komisi.
“Saya salah satu anggota dewan yang ditawari uang Rp4 juta oleh salah seorang kandidat. Namun saya tolak, dengan alasan bahwa proses demokrasi tidak selamanya harus diukur dengan materi,” beber salah seorang legislator yang minta namanya tidak dipublis, Jumat (27/11).
Menanggapi isu ini, legislator lain, Makmur Mustakim membantah keras adanya isu suap dalam proses pemilihan ketua komisi.
“Isu suap pada proses pemilihan ketua komisi itu tidak benar. Yang ada adalah persoalan lobi-lobi politik dan itu lumrah. Alhamdulillah semua alat kelengkapan dewan kembali paripurna, dan yang berganti hanya ketua komisi I dipimpin Ilhan Jaya Torada dari Fraksi PKS dan Indrawati Daud dari Fraksi Golkar yang dipimpin Komisi III,” Jelas Legislator PPP ini.
Makmur juga menjelaskan, bahwa pergantian hanya terjadi pada tingkat ketua komisi. Sementara untuk pimpinan alat kelengkapan dewan lainnya tetap pada posisi semula.
“Proses pemilihan ketua komisi berdasarkan usulan dari Tiga fraksi masing masing dari Fraksi PPP, Fraksi PKS dan Fraksi Golkar sendiri,” Papar Makmur Mustakim. (ari-ril/c)

Exit mobile version