MALILI, BKM — Grup band asal Inggris, Arkarna dijadwalkan tampil dan menghibur warga serta wisatawan yang datang menyaksikan Festival Danau Matano (FDM) di Lapangan Persesos, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (28/11) malam ini.
Kegiatan FDM ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lutim dalam rangka mempromosikan Danau Matano menuju warisan dunia.
Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dikbudparmudora) Luwu Timur Ismail mengatakan, FDM ini dilaksanakan selama tiga hari, 27 hingga 29 November besok.
Selain Arkarna, kata Ismail, Duo Racun dan Adi eks Naff juga telah tampil pada malam pertama acara FDM ini. “Kemarin, Duo Racun dan Adi eks Naff telah tampil menghibur pengunjung. Besok malam (malam ini) pengunjung kembali dihibur Arkarna, band asal Inggris,” ujarnya, kemarin.
Menurut Ismail, panitia sengaja menghadirkan grup band tersebut sebagai pelengkap kegiatan FDM. Selain itu, hiburan ini juga merupakan daya tarik masyarakat untuk hadir di kegiatan tersebut. “FDM ini tidak sekadar menampilkan artis, namun digelar sekaligus untuk mengangkat tema budaya, seperti lomba perahu hias, pameran kuliner khas Luwu Timur, dan beberapa agenda kebudayaan lainnya,” ungkapnya.
Sebelumnya, panitia FDM Suke mengatakan, festival ini diharapkan menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan Luwu Timur secara luas dan menjadi salah satu tujuan destinasi wisata. Setidaknya ada tujuh destinasi wisata yang ditawarkan dalam ajang kali ini. Yakni gua air Matano, gua tengkorak, mata air Danau Matano (Bura-bura), benteng Matano, Makam Raja Matano, dan Four Mini Island (empat pulau kecil). Ada juga destinasi lainnya, yakni Sungai Lawa (Kali Dingin).
“Pengunjung akan diantar untuk mengunjungi tujuh destinasi wisata ini. Kami menyiapkan satu agenda khusus untuk kunjungan ini, sebagai salah satu upaya promosi budaya lokal melalui Festival Danau Matano,” ungkap Suke.
Festival ini juga menghadirkan beragam acara. Diantaranya pertunjukan seni, musik, pemilihan putra putri Danau Matano, lomba katingting, lomba perahu hias, perahu dayung, lomba tangkap ikan, olahraga air, water mapping, dan water laser.
Selama pelaksanaan festival tersebut, para wisatawan juga berkesempatan menikmati wisata tambang di PT Vale, salah satu perusahaan tambang nikel terbesar di dunia yang berlokasi di Luwu Timur.
Festival Danau Matano akan dikemas secara berbeda dengan even-even wisata lainnya di Sulawesi Selatan. Apalagi, even wisata tersebut betul-betul diperuntukkan untuk masyarakat Luwu Timur, turis mancanegara dan domestik. (alp/rus/c)