Site icon Berita Kota Makassar

Buruh Bangunan Tewas Tersengat Listrik

MAKASSAR, BKM — Nahas bagi Heri Ismar (29). Nyawanya melayang setelah kesetrum listrik saat mengerjakan plafon di lantai tiga rumah toko (ruko) Komplks Ruko, Jalan Onta Baru Nomor 55, Sabtu (28/11) sekira pukul 15.00 Wita.
Warga Jalan Lembo Nomor 282 Makassar ini tak sendiri. Satu rkannya bernama M Rum Gunawan (21), yang juga beralamat di Jalan Lembo ikut tersengat. Namun nyawa Gunawan masih dapat terselematkan.
Meski selamat, Gunawan mengalami kritis lantaran mengalami luka bakar pada bagian wajah, kaki dan tangannya.
Informasi yang dihimpun BKM di lokasi menyebutkan, salah seorang warga bernama Muh Thahir (62), mengaku melihat kedua korban sedang mengerjakan plafon bangunan ruko di lantai tiga. Tiba-tiba salah satu besi (Holo) yang dipegang korban menyentuh kabel listrik telanjang yang membentang di Jalan Onta Baru.
“Di bangunan lantai tiga saya lihat itu korban lagi kerja plafon. Saya lihat besi yang dibawa sama korban menyentuh kabel telanjang. Langsung mi ta’konta, lengket ki sama itu besinya,” katanya.
Melihat peristiwa ini, Thair kemudian meminta bantuan kepada warga sekitar. Beberapa rekan korban sempat menggambil bambu agar korban dapat lepas dari besi yang berhubungan dengan kabel listrik tersebut.
Setelah berhasil lepas dari sengatan listrik, kedu korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Labuang Baji untuk mendapat perawatan medis.
Dikonfirmasi terkait peristiwa ini, Kapolsek Mamajang, AKP Mihardi mengatakan, pihaknya setelah menerima informasi lansung ke lokasi kejadian. Adapun hal pertama yang dilakukan pihaknya pasca evakuasi, yakni mencari tahu identitas korban. Pihaknya juga mencari pemborong bangunan serta pemilik bangunan tempat keduanya bekerja.
“Kami lakukan pemanggilan kepada mandor pekerja bangunan serta pemilik ruko serta saksi untuk dilakukan pemeriksaan. Dari informasi pihak rumah sakit, dilaporkan satu dari dua korban meninggal dunia. Sedangkan satu korban lagi masih dalam perawatan intensif pihak rumah sakit,” katanya.
Mihardi mengaku, hasil pemeriksaan sementara diduga kejadian dipicu unsur kelalalaian pekerja, dimana korban menyentuh kabel yang telanjang beraliran listrik yang melintang di ruas jalan tersebut.
”Jadi hasil olah TKP yang kami lakukan diduga kedua pekerja bangunan lalai saat bekerja. Namun demikian upaya dalam menangani kasus ini tetap kami proses. Beberapa saksi sudah kita periksa. Kita juga memeriksa Izin Mendirikan Bangunan (IMB), pada pemilik ruko,”tandasnya (ish-jul/b)

Exit mobile version