Site icon Berita Kota Makassar

20 Rumah Rusak Akibat Puting Beliung

BKM/IST RUSAK -- Salah satu kios sekaligus rumah tinggal milik warga di Kelurahan Samata yang rusak akibat diterpa Puting Beliung, Minggu siang kemarin.

BKM/IST RUSAK -- Salah satu kios sekaligus rumah tinggal milik warga di Kelurahan Samata yang rusak akibat diterpa Puting Beliung, Minggu siang kemarin.

GOWA, BKM — Sosial Tenaga Kerja Transmigrasi (Sosnakertrans) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gowa mulai mendata jumlah korban pasca musibah anging Puting Beling di wilayah Kecamatan Somba Opu.
Sebelumnya, belasan rumah warga porakporanda diterpa angin kencang diserati hujan lebat, Minggu (29/11). Adapun data jumlah rumah rusak yang diterima pihak Sosnakertrans, masing-masing 10 unit di Tamarunang dan 12 unit rumah di Samata.
Kadis Sosnakertrans Gowa, H Syamsuddin Bidol kepada BKM, Senin (30/11) siang mengatakan, setidaknya Puting Beliung menerpa sejumlah rumah warga di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Tamarunang, Samata.
“Kami masih terus melakukan pemutakhiran data, contohnya yang terlapor ke kami tiga rumah, maka pihak kami langsung melakukan pengecekan di lokasi. Jadi kami masih memegang data awal sambil melakukan pemutakhiran. Sebab kemungkinan saja masih ada korban rumah warga yang belum terlaporkan. Jadi sampai saat ini kami belum turunkan bantuan sebab masih melakukan pendataan,” jelas Syamsuddin Bidol.
Pihaknya juga akan bekerjasama dengan Dinas PU Gowa untuk pencegahan pohon tumbang akibat angin kencang.
Terpisah, Kepala BPBD Gowa, Abd Latif HS mengaku pihaknya tetap memperhatikan nasib warga yang menjadi korban angin. Bantuan yang akan diberikan nantinya, berupa bantuan darurat untuk keperluan dasar korban bencana Puting Beliung.
“Kami juga mengimbau camat termasuk camat lainnya jika kemungkinan ada kejadian bencana angin dan ada korban agar segera melaporkannya ke pihak terkait termasuk kepada BPBD untuk dilakukan tindakan awal,” kata Latif saat dihubungi via seluler, Senin (30/11).
Lanjut Latif, saat ini pihaknya menerima informasi dari Balai Besar BMKG Wilayah IV Makassar tentang peringatan dini cuaca di Sulawesi Selatan. Dalam laporan BMKG disebutkan, cuaca buruk pada 30 November 2015 pukul 13.20 Wita masih terjadi dilangit Gowa, Makassar dan Takalar.
Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga pukul 15.30 Wita dan meluas ke wilayah Kabupaten Maros. Namun, hingga jam menunjukkan lewat dari pukul 15.30 Wita berdasarkan prakiraan cuaca itu kondisi hujan tidak merata dan angin bertiup normal.
Kendati begitu, Latif tetap mengimbau masyarakat Gowa baik dalam wilayah kota maupun luar kota khususnya di daerah rawan bencana seperti longsor, banjir dan lainnya agar tetap meningkatkan kewaspadaannya. (sar-ril/b)

Exit mobile version