MAMUJU TENGAH, BKM — Wakil Ketua DPRD Sulbar, Hamzah Hapati Hasan tampaknya cukup punya kepedulian terhadap pembangunan Kabupaten Mamuju Tengah. Dalam membahas pembangunan tersebut, Hamzah mengundang karateker Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Ismail Zainuddin, Selasa (1/12).
Pertemuan yang berlangsung dalam acara coffee morning yang digelar di rumah jabatan wakil ketua DPRD Sulbar ini, juga turut dihadiri anggota DPRD Sulbar, Sukardi M Nur dan calon bupati Mamuju Tengah yang juga mantan ketua DPRD Sulbar, Aras Tammauni. Bagi Hamzah, pertemuan tersebut bersifat koordinasi bersama Pemkab Mateng.
Kepada Pemkab Mateng, Hamzah mengatakan, dalam mendorong perkembangan pembangunan di daerah Mateng, cukup banyak program yang masuk ke daerah ini. Termasuk di antaranya program pembangunan air bersih. ”Kami melakukan pertemuan ini sebagai salah satu bentuk untuk membicarakan tentang masalah perkembangan pembangunan maupun dari segi pelayanan pemerintahan Mamuju Tengah kepada masyarakat Mateng,” ujarnya.
Sementara itu, mantan ketua DPRD Sulbar, Aras Tammauni, pada kesempatan tersebut mengatakan, ketika masih menjabat sebagai ketua dewan, cukup banyak kegiatan yang telah diprogramkan masuk ke Mateng. Tapi setelah dirinya mundur, program-program tersebut jadi tidak jelas kelanjutan dan waktu realisasinya.
”Kami berharap kepada pimpinan DPRD Sulbar agar mengingatkan Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh untuk dapat merealisasikan program-program yang telah direncanakan sebelumnya. Karena sebelum saya mundur sebagai ketua dewan, ada beberapa hal yang telah diprogramkan. Tapi ketika kami cari-cari di Mateng, program tersebut, ternyata belum juga ada realisasi. Saya berharap kepada Pemprov Sulbar agar dapat menepati janji-janji program yang ada diusulkan masyarakat supaya dapat terlaksana secara baik. Yang jelas, ini adalah kebutuhan dan kepentingan masyarakat,” katanya.
Senada dengan Aras Tammauni, karateker Bupati Mamuju Tengah, Ismail Zainuddin, juga mengharapkan kepada pihak Pemprov Sulbar yang terkait dalam setiap program yang telah diusulkan masyarakat dan telah di sepakati bersama melalui pembahasan di DPRD Sulbar, maka semestinya dapat di jalankan demi kemaslahatan masyarakat juga. (ala/mir/c)