Site icon Berita Kota Makassar

Bobol Asrama Mahasiswa, Pria Ini Terkapar Ditembak

MAKASSAR, BKM — Asran (20), pria yang dikenal sebagai spesialis pembobol rumah tumbang bersimbah darah ditembak anggota Reserse Mobile (Resmob) Polrestabes Makassar di Jalan Perintis Kemerdekaan, Selasa (1/12) malam.
Asran masuk dalam Target Operasi (TO) polisi atas serangkaian kasus pembobolan di asrama mahasiswa dan rumah warga. Tersangka ditangkap di kamar kosnya tak jauh dari Asrama Mahasiswa Sidrap.
Di depan polisi, Asran mengaku pernah membobol Asrama Mahasiswa Sidrap. Di tempat itu, dia menggasak laptop dan handphone.
Tempat lain yang juga pernah dia bobol adalah sebuah rumah di Jalan Paropo. Asran sukses mencuri dua kamera merek Canon bersama dua unit lensa.
“Saya enam kali melakukan aksi pencurian di Asrama Sidrap. Saya juga yang mencuri barang warga di Jalan Paropo,” kata Asran. Aksi di BTN Paropo dia lakukan pada, Selasa (1/12) siang.
“Di situ (Paropo, red) saya menggasak kamera digital merk Canon Type 60D bersama 2 unit lensa. Kalau yang di Jalan Perintis saya lakukan pada November 2015 lalu Pak. Saya enam kali beraksi di dalam Asrama Mahasiswa Sidrap,” katanya.
Mendengar pengakuan tersangka, polisi dengan cepat melakukan pengembangan. Asran lalu digiring petugas untuk menunjukkan barang curian yang dia simpan dan telah dia jual.
Namun di tengah perjalanan, tersangka berusaha melarikan diri dengan lebih dulu mengelabui petugas.
Melihat ulah nekat Asran, petugas berkali-kali melepaskan tembakan peringatan ke udara. Namun sama sekali tidak digubris. Akhirnya dengan terpaksa, polisi membidik dan menembak kaki kiri pelaku. Hanya sekali tembakan membuat Asran tersungkur bersimbah darah.
Tersangka kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani perawatan medis. Setelah dirawat, Asran kembali dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polrestabes Makassar Kompol Andi Husnaeni mengatakan, Asran adalah gembong serta spesialis pembobol asrama mahasiswa dan rumah warga.
“Tersangka pembobol asrama mahasiswa Sidrap berhasil kami amankan. Pelaku telah beraksi enam kali. Korban melaporkan kasus ini dengan LP/2698/XII/2015/Polda Sulsel / Restabes Mks, TKP BTN Paroppo,kemudian nomor Lp/2700/XII/2015/Polda Sulsel /Restabes Makassar, TKP asrama sidrap,” kata Husnaeni.
Tersangka, kata Husnaeni, mengakui perbuatannya. Tersangka terpaksa ditembak karena berusaha kabur saat dilakukan pengembangan.
Menurut Husnaeni, dalam kasus ini polisi menyita barang bukti laptop serta tiga handphone berbagai merek. (ish/cha/b)

Exit mobile version