ENREKANG, BKM — Anggota DPRD Enrekang memberikan apresiasi kepada Bupati H Muslimin Bando dan Wakil Bupati Amiruddin. Sebab baru dua tahun memimpin Bumi Massenrempulu, pasangan ini sudah berhasil meningkatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) setiap tahunnya.
Sejak keduanya menjabat Oktober 2013 lalu, APBD Enrekang naik menjadi Rp690 miliar pada tahun 2014. Setahun kemudian naik lagi menjadi Rp800 miliar. Di tahun 2015 meningkat menjadi Rp900 miliar. Bahkan untuk tahun 2016, APBD tembus di angka Rp1,2 triliun.
Legislator Partai Nasdem Asman, mengatakan partainya memberi apresiasi kepada pasangan H Muslimin Bando dan Muh Amiruddin yang berhasil meningkatkan APBD 2106 hingga tembus Rp1,2 triliun.
”Partai Nasdem memberikan apresiasi luar biasa kepada pemerintah daerah yang menjadikan angka APBD 2016 cukup fantastik. Peningkatan anggaran ini akan mengantarkan Enrekang menuju Gerbang Emas (Gerakan Membangun Enrekang Maju, Aman dan Sejahtera),” kata Asman saat membacakan pandangan akhir Fraksi Nasdem saat rapat paripurna Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kabupaten Enrekang tahun anggaran 2016 di Ruang Rapat Gedung DPRD Enrekang, Selasa (1/12).
Atas prestasi itu, legislator muda ini berharap kepada pemerintah setempat, agar angka sebesar itu betul-betul bisa menyentuh masyarakat. Tinggal bagaimana SKPD cepat-cepat melaksanakan kegiatan, yang diawasi secara baik sehingga benar-benar tepat sasaran.
Hal senada disampaikan Umar, legislator dari Partai Demokrat. Dia memberikan apresiasi kepada pemerintah setempat yang telah bekerja keras siang dan malam, sehingga APBD Enrekang tahun 2016 sudah mencapai angka Rp1,2 triliun.
”Ini sangat membangakan kita semua, karena dalam kurun 2 tahun kepemimpinan MBA berhasil meningkatkan APBD tahun 2016 hingga tembus Rp1,2 triliun lebih,” jelas Umar.
Sementara itu, Ketua Tim Anggaran Pemkab Enrekang H Chairul Latanro, mengatakan keberhasilan meningkatkan APBD tahun 2016 merupakan kerja sama semua sektor dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
”Berbagai upaya dilakukan pemerintah daerah agar semua sektor meningkat, termasuk PAD. Diantaranya mengaktifkan cek-cek poin,” kata Chairul. (her/rus/c)