Site icon Berita Kota Makassar

Humas Harus Tingkatkan Kompetensi

MAKASSAR, BKM — Tantangan seorang Humas di era teknologi ini sangat besar. Mereka harus sadar apa yang menjadi kebutuhan informasi, terutama pemerintahan. Karenanya, seorang humas harus bisa meningkatkan kompetensinya.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Humas dan Protokol Sulawesi Selatan Deny Irawan Saardi menyatakan ke depan sumber daya manusia (SDM) untuk perangkat Humas dan Protokol harus ditingkatkan, mengingat persaingan ke depan semakin ketat.
Menyikapi kondisi itu, Bagian Humas Pemprov Sulsel menggelar workshop selama dua untuk memberi pemahaman kepada humas seluruh kabupaten/kota terkait tantangan apa saja yang akan dihadapi ke depan.
Menurut Deny, peningkatan kompetensi diperuntukkan bagi humas pemprov dan daerah , sehingga mereka paham apa yang harus diinformasikan ke
masyarakat.
“Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan keilmuan humas dalam melaksanakan tugasnya,”kata Deny di Hotel Raising akhir pekan lalu
Ketua Forum Telematika Kawasan Timur Indonesia (KTI) Hidayat Nahwi Rasul mengatakan, peranan humas sangat penting, apalagi untuk mempromosikan daerah. Namun dalam melaksanakan tugas, mereka harus paham terkait Undang-undang keterbukaan publik sehingga tidak boleh ada lagi yang namanya kerahasiaan.
“Humas harus paham apa kebutuhan publik terhadap informasi yang dibutuhkan , dan juga harus aktif di media sosial sehingga paham apa yang terjadi saat ini,” kata Hidayat.
Asisten IV Bidang Administrasi Umum Sekda Provinsi Sulsel Ruslan Abu menyatakan humas pemerintah harus dapat merubah paradigma kehumasannya. Bukan lagi bekerja sebagai lembaga sensor yang anti kritik namun menganut prinsip keterbukaan dan transparansi.
Dia melanjutkan, humas harus bisa membangun hubungan harmonis dengan masyarakat, terutama media sebagai partner kerja dalam menyebarkan informasi.
Dalam workshop ini menghadirkan para narasumber yang berkompeten di bidang komunikasi, diantaranya pakar komunikasi Hidayat Nahwi Rasul, Redaktur Tribun Timur Jumadi Mappanganro, Pimpinan Redaksi Kabar Makassar Upi Asmaradhana, dan wartawan Harian Berita Kota Makassar Rahmawati Amri. (rhm/war/c)

Exit mobile version