JENEPONTO, BKM — Sebanyak delapan rumah hangus terbakar dilalap si jago merah saat terjadi kebakaran di Kampung Pattiroang, Desa Turatea, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Jumat (4/12) lalu. Enam rumah rata dengan tanah dan dua rumah lainnya hanya dindingnya yang terbakar.
Diduga kebakaran ini disebabkan hubungan singkat arus listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namun kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.
Syuaib (30), warga Pattiroang yang ditemui, Sabtu (5/12) mengatakan, api bermula dari rumah Syahrir dan merembet ke rumah warga yang lain yang rata-rata terbuat dari kayu.
Api baru bisa dipadamkan setelah empat unit mobil pemadam kebakaran turun di lokasi.
Kapolsek Tamalatea, AKP Deny menjelaskan nama korban dan kerugiannya. Baso Tata Bin Hakim mengalami kerugian Rp110 juta, Kahar bin Yaha kerugian Rp90 juta, Juanda bin Dg Lante kerugian sekitar Rp100 juta, Saban kerugian sekitar Rp95 juta, Samir kerugian sekitar Rp100 juta dan Syahrir mengalami kerugian sekitar Rp100 juta.
“Semuanya delapan rumah. Tapi hanya enam yang semuanya hangus. Sedangkan dua rumah hanya dindingnya yang terbakar yaitu rumah milik Basri bin Laka dan H Bado Dg Sikki,” jelas Deny. (krk/c)