Ketua Panitia Pilkades Bungeng, Syamsuddin Awing menilai aksi unjuk rasa yang marak berlangsung adalah sikap yang tidak dewasa dalam memaknai demokrasi.
“Susah kalau kita tidak dewasa menyikapi demokrasi. Harusnya siap kalah dan siap menang. Tapi kami tetap berdiri tegak dan tidak ada kepentingan yang kami bawa dari hasil Pilkades. Jadi kami betul-betul netral, sesuai prosedur dan sangat tranparans,” tegasnya.
Syamsuddin juga menjelaskan, bahwa seluruh fasilitas umum telah dilekatkan DPT guna memudahkan pemilih. Selain itu, DPT juga disosialisasikan disetiap masjid. Bahkan, kurang 10 menit, jadwal waktu pemilihan pukul 18.00 Wita dihentikan dengan meminta kesepakatan dari para perwakilan cakades. (krk-ril/c)