Site icon Berita Kota Makassar

Tiga Desa Raih Penghargaan Desa Sadar Hukum

ENREKANG,BKM — Bertepatan dengan Hari Hak Azasi Manusia (HAM) Sedunia yang jatuh pada tanggal 10 Desember minggu lalu, Kementerian Hukum dan HAM memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang.
Daerah ini berhasil meraih predikat sebagai kabupaten peduli HAM tingkat nasional.
Penghargaan nasional tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly di kantor Kemenkum dan HAM di Jakarta, Jumat (11/12).
“Hanya ada tiga kabupaten di Sulsel yang meraih penghargaan peduli HAM. Masing-masing Enrekang, Sinjai dan Luwu Timur. Yang menerima penghargaan HAM di Jakarta, Pak Wakil Bupati,” kata Kabag Humas Pemkab Enrekang Arlan di ruang kerjanya, Rabu (16/12).
Menurut Arlan, penghargaan ini merupakan yang kedua kalinya diraih oleh Pemkab Enrekang. Sebelumnya, pada tahun 2014 Enrekang juga meraih penghargaan nasional tersebut, karena dinilai telah memiliki komitmen kuat dalam mengupayakan terpenuhinya hak-hak warga masyarakat.
”Ini yang kedua kalinya Enrekang meraih penghargaan peduli HAM. Selain itu, desanya Enrekang juga mendapat penghargaan sadar hukum,” ujarnya.
Terpisah, Kabag Hukum Pemkab Enrekang, Haming menjelaskan, ada lima kriteria penilaian yang dipenuhi Enrekang sehingga meraih penghargaan tersebut. Pertama hak hidup, kedua hak mengembangkan diri, ketiga hak atas kesejahteraan, keempat hak atas rasa aman dan yang kelima adalah hak atas perempuan.
”Kelima kreteria inilah yang dipenuhi sehingga Kabupaten Enrekang meraih penghargaan sebagai Kabupaten Peduli HAM,” jelas Haming.
Menurutnya, dalam satu kriteria itu ada beberap variabel yang jadi penilaian. Seperti hak hidup yang dinilai angka kematian ibu dan bayi. “Kita mendapat nilai pemenuhan hak azasi manusi 96,47 persen,” tutur Haming.
Ia menambahkan, selain penghargan peduli HAM tingkat nasional, Pemkab Enrekang juga meraih penghargaan Anughawa Sasana sebagai Desa Sadar Hukum dari Kemenkum dan HAM. Ada tiga desa di Enrekang yang mendapat penghargaan tersebut, yakni Bone-bone, Pasang dan Cendana.
”Pak Bupati Enrekang dan tiga kepala desa diundang besok (Kamis,17/12) di kantor Gubernur untuk menerima penghargaan sebagai desa sadar hukum,” jelasnya. (her/rus/c)

Exit mobile version