MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto memberikan orasi ilmiah dihadapan ratusan tamu undangan dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Wisuda XXVII Magister, Sarjana dan ahli Madya Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Nitro Makassar, di Hotel Four Points by Sheraton, Kamis (17/12).
Dalam orasi ilmiahnya yang disaksikan sebanyak 108 wisudawan STIM Nitro Makassar, Wali Kota Makassar mengatakan, memandang masa depan dibutuhkan suatu pemikiran yang tepat dan matang. Pasalnya, kondisi yang terjadi saat ini banyak perang kepentingan, dimana banyak aktor yang bermain untuk kepentingan sendiri dan terjadi perang nilai yang dimana ketika kita hanya menjadi follower atau pengikut maka kita bersiap untuk kalah. Sementara yang menjadi leader atau trend center maka itulah yang nantinya akan menjadi pemenang.”Hal itu yang mesti dipahami untuk menuju kehidupan yang akan datang. Dan kita perlu memikirkan atau mempersiapkan tujuan untuk kedepan mencapai kesuksesan setelah mendapatkan gelar sarjana. Apakah kita akan menjadi karyawan atau kita akan membuka lowongan pekerjaan atau mempekrjakan orang, itulah yang mesti dipahami menuju kesuksesan yang akan datang,” katanya.
Menurutnya, menuju masa depan dengan meraih peluang kesuksesan, seseorang perlu terlebih dulu merencanakan apa yang akan diambilnya. Apakah akan menjadi karyawan dengan menyediakan nilai yang baik dan tinggi, atau menjadi orang yang memiliki perencanaan dengan membuka usaha yang sekaligus membantu mengurangi pengangguran.
“Sebelum melangkah, semua orang mesti memikirkan secara matang-matang tindakan apa yang akan diambilnya. Jangan hanya menjadi penonton dan ikut tertawa jika orang lain tertawa,” katanya.
Ia berharap, para wisudawan dapat memiliki cita cita menjadi seorang penggusaha yang dapat membantu mengurangi pengangguran dan meciptakan kreatifitas dan inovasi di dalam mengembangkan usaha.
Lebih jauh, Danny meminta kepada seluruh wisudawan untuk bersama sama membangun Makassar dengan ekonomi kreatif dengan mendirikan usaha dan memanfaatkan lahan yang ada di Kota Makassar.(arf/war/c)