SUNGGUMINASA, BKM–Aparat kepolisian, baik dari Brimob Polda Sulselbar maupun Polresta Gowa melakukan pengamanan berlapis saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gowa melakukan rekapitulasi perhitungan suara hasil Pemilukada yang berlangsung di aula kantor KPU Gowa, Kamis (17/12) pagi hingga petang.
Massa yang sedianya akan menggelar aksi batal terlaksana lantaran hujan yang mengguyur kota Sungguminasa berlangsung sejak pagi hingga sore. Akibatnya, suasana rapat pleno di aula KPU juga berlangsung adem. Protes-protes yang dilontarkan para saksi dalam rapat pleno tak mempengaruhi kerja para komisioner KPU yang dipimpin, Zaenal Ruma.
Dalam proses rekap yang merupakan tahapan sebelum memasuki masa penetapan hasil Pemilukada Gowa, seorang saksi dari paslon nomor urut 4 sempat keluar ruangan. Saksi bernama Haeruddin ini memprotes lantaran C6 yang ada tidak dibagikan ke pemilih dan data-datanya tidak dimiliki oleh PPK.
“Panwaslu jangan buta mata dan buta hati. Panwaslu harus membantu selamatkan suara rakyat yang terzalimi,” tandas saksi nomor urut 4, Haeruddin saat keluar aula.
Seperti diketahui kemenangan paslon nomor 5 Adnankio versi quick count atau perhitungan cepat saat Pemilikada 9 Desember lalu diprediksi tidak akan bergeser dari perolehan awal. Dimana dalam hitung cepat sejumlah lembaga survei mengunggulkan paslon Adnankio sebesar 41,88 persen. Sementara paslon nomor urut 1 Andi Maddusila Idjo-Wahyu Permana Kaharuddin 26,97 persen. Paslon nomor urut 2 Syahrir Syafruddin-Anwar Usman 2,24 persen, paslon nomor 3 Djamaluddin Maknun – H Maskur 1,74 persen dan paslon nomor urut 4 Tenri Olle Yasin Limpo-Hairil Muin 26,17 persen dari total suara masuk 79,33 persen. (sar/rif)
Pengamanan Berlapis Kawal Pleno KPU Gowa

IST PLENO- Suasana rapat pleno terbuka rekapitulasi suara di KPU Gowa