Site icon Berita Kota Makassar

Yunus Datang, Anwar ke Gowa

BANTAENG, BKM — Keberangkatan H Anwar Abubakar ke Gowa diiringi isak tangis sejumlah pegawai Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bantaeng. Pasalnya, selama menjabat sebagai kepala kantor (kakan) kurang lebih dua tahun, sosok kesederhanaan Anwar dan kedekatannya kepada bawahannya, mematrikan kesan mendalam di sanubari.
Selain keakrabannya di lingkup Kemenag, Anwar juga dikenal dekat dengan semua elemen masyarakat. Bahkan akrab dengan Bupati Bantaeng.
Selama menjabat di Kantor Kemenag Bantaeng, Anwar dinilai mampu menciptakan iklim kesejukan antar dan inter umat beragama di daerah ini.
Salah satu peristiwa penting yang ditangani Anwar adalah kasus penganut aliran salat tiga kali sehari semalam. Dalam hal ini, Anwar mempertemukan semua tokoh dan pimpinan ormas kegamaan, termasuk melibatkan muspida setempat.
Endingnya, beberapa penganut ajaran salat tiga kali, bertobat dan kembali kepada ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Persoalan ini teratasi secara damai dalam bingkai persaudaraan melalui dialog yang digelar bekerja sama MUI Bantaeng.
Meski berat melepaskan sosok yang mudah bergaul dan cepat akrab dengan siapa saja, namun Anwar mutlak berangkat ke Gowa berdasarkan SK Kementerian Agama RI nomor B.II/3.1575 untuk memimpin Kantor Kemenag di sana.
Sementara penggatinya H Muh Yunus, oleh Kakanwil Kemenag Sulsel, menurut Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah, adalah kader terbaik dari Kemenag Wajo.
Kepala Kanwil Kemenag Sulsel H Abd Wahid Thahir meminta kepada Yunus, supaya mengikuti bina akrab dengan jajaran pejabat dan elemen masyarakat lainnya, seperti yang telah dirintis Anwar.
Hal senada disampaikan Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah. Menurutnya, mantan Kakan Kemenag, selain sukses melaksanakan tupoksinya, dia juga berhasil membina keakraban dengan semua unsur yang ada.
”Karena itu, pejabat pengganti Pak Anwar diharapkan dapat berbuat yang sama, khususnya dalam hal komunikasi dan koordinasi dengan jajaran Pemkab Bantaeng dan pimpinan instansi vertikal yang ada,” ujarnya. (wam/rus/c)

Exit mobile version