JAKARTA, BKM — Bank Mandiri mendapatkan dana pinjaman dari Bank Pembangunan China atau China Development Bank (CDB). Total dana pinjaman yang diterima sebesar satu miliar dollar AS (USD). Dana pinjaman ini akan digunakan untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur di Indonesia.
Corporate Secretary Bank Mandiri, Rohan Hafas, di Jakarta, Jumat pekan lalu, mengatakan, dana pinjaman dari China tersebut sudah cair. Selain itu, perseroan jugasudah memperoleh beberapa debitor yang akan menerima kucuran pinjaman tersebut. ”Pinjaman dari CDB ada beberapa pipeline, sudah kita ajukan. Dananya sudah cair. Ada beberapa debitur yang sudah kita peroleh dan dana itu sudah kita mintakan,” kata Rohan.
Dari dana pinjaman sebesar USD1 miliar tersebut, lanjut Rohan, perseroan sudah mencairkan sebesar USD800 juta. Dana tersebut dipergunakan untuk membiayai program-program infrastruktur. ”Totalnya USD1 miliar. Yang sudah diambil USD800 juta. Proyeknya kebanyakan infrastruktur. Selain Bank Mandiri, pinjaman serupa juga diterima dua bank plat merah lainnya, yakni Bank BRI dan Bank BNI. Pinjaman dengan jangka waktu 10 tahun. Selain itu 30 persen dari dana pinjaman tersebut akan diterima dalam mata uang Renminbi (RMB). (*mir)