ENREKANG, BKM — Hujan keras disertai angin kencang yang terjadi wilayah Enrekang bagian selatan, Sabtu (19/12) siang, mengakibatkan kerusakan. Satu rumah milik Ernawati (37), warga Desa Pattondon Salu, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang mengalami kerusakan parah akibat tertimpa pohon.
Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 13.30 Wita, saat hujan keras yang disertai angin kencang melanda di wilayah perbatasan Kabupaten Enrekang dengan Sidrap tersebut. Akibatnya, rumah berukuran 6×5 meter yang juga dijadikan sebagai kios jualan itu rusak parah.
Menurut pemilik rumah Ernawati, rumah kios tersebut sudah lama ditinggali bersama suami dan satu anaknya yang masih duduk di bangku SMP. “Kami menempati rumah ini sambil menjual barang campuran,” kata Ernawati didampingi anaknya.
Beruntung, saat kejadian rumah tersebut dalam keadaan kosong, sehingga tidak ada korban jiwa. “Waktu kejadian saya dan suami serta anak saya berada di rumah orang tua yang ada di belakang rumahu” ujar Ernawati.
Sementara, informasi yang diperoleh dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Enrekang, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta. ”Data yang diperoleh dari korban, kerugian yang diderita kurang lebih Rp50-an juta. Sudah termasuk bangunan rumah dan barang jualan yang rusak,” kata Naslan, personel TRC BPBD Kabupaten Enrekang.
Untuk meringankan beban penderitaan korban, BPBD Kabupaten Enrekang akan memberikan bantuan logistik, berupa pakaian, makanan siap saji serta bahan bangunan. (her/rus/c)