MAKALE, BKM — Pembangunan infrastruktur jalan dalam lima tahun terakhir tidak berimbang antara Tana Toraja dengan Toraja Barat. Kondisi ini membuat warga di beberapa kecamatan terus mengeluh, karena akses jalan ke kota belum lancar. Bahkan untuk ke Mappak haris melewati beberapa kabupaten.
Belum meratanya pembangunan jalan di Tana Toraja membuat bupati terpilih Nicodemus Biringkanae sangat prihatin. Sebab setiap tahun, anggaran pembangunan yang masuk ek Tana Toraja terus meningkat.
Kecamatan Mappak dan Simbuang merupakan daerah terjauh di Toraja bagian Barat. Hingga saat ini jalannya tidak ubahnya kubangan kerbau. Hanya mobil dobel handel seperti hardtop dan sejenisnya yang bisa lewat. Itupun dengan biaya cukup mahal.
Kristian Lambe, Ketua Tim Nico-Viktor (Sangmaneta), Senin (21/12) mengatakan, jalan di wilayah terpencil akan menjadi prioritas pada periode pertama pemerintahan Nivi (Nico-Viktor). ”Kami akan buktikan, jalan ke Simbuang-Mappak jauh beda dengan Makale dan sekitarnya,” ujarnya, kemarin.
Partai pengusung pasangan Nivi, yakni Demokrat dan PKPI serta partai lainnya akan terus memberi masukan dan mengawal pembangunan, utamanya pembangunan di Toraja Barat. ”Kasihan masyarakat yang sampai saat ini belum menikmati pembangunan,” kata Kristian Lambe.
Kerusakan jalan ke Simbuang-Mappak saat ini diperparah dengan musim penghujan. Pengguna jalan harus berjuang kerras untuk melewatinya, utamanya pengendara sepeda motor roda dua dan empat. (gus/rus/c)