Site icon Berita Kota Makassar

Mahasiswi Cantik Ketahuan Mesum di Kos-kosan

BKM/CHAIRIL GEREBEK-Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel merazia rumah kos di Jalan Abdullah Daeng Sirua, Makassar Senin (21/12) pagi. Selain mengamankan pengguna narkoba, petugas juga menemukan mahasiswi cantik yang berbuat mesum dengan pacarnya.

MAKASSAR, BKM — Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan memberi atensi khusus atas maraknya peredaran narkoba di rumah kos di Kota Makassar dan sekitarnya. Menjelang malam pergantian tahun, puluhan petugas BNNP Sulsel merazia rumah kos yang tersebar di Jalan Abdullah Daeng Sirua, Makassar, Senin (21/12) pagi.
Razia dalam rangka Operasi Bersih Narkoba (Bersinar) ini membuat para penjaga dan penghuni kos terkejut. Bahkan, saat razia, ada mahasiswi cantik yang tepergok asyik mesum dengan pacarnya. Melihat kedatangan petugas BNNP, pasangan mesum ini dengan cepat menutupi tubuhnya dengan kain.
Dalam operasi ini, ada tujuh mahasiswi yang diamankan. Mereka harus menjalani tes urine karena diduga pernah mengkonsumsi narkoba. Rumah kos yang dirazia petugas terletak di Komplek CV Dewi Jalan Abdullang Daeng Sirua.
Seorang wanita berinisial AM sempat bersitegang dengan petugas BNNP. AM mengaku hanya meminum obat antibiotik dan tidak pernah mengkonsumsi sabu. Namun hasil pemeriksaan, AM dinyatakan positif memakai sabu.
“Tidak pernahka pakai narkoba. Saya hanya minum obat antibiotik dan minuman suplemen,” kilah AM.
Meski berkilah, AM tetap dibawa ke kantor BNNP untuk menjalani pemeriksaan. Sedangkan enam pria lainnya negatif memakai narkoba.
Razia rumah kos juga dilakukan di Jalan Inspeksi Kanal. Di tempat itu, petugas sempat mendapat perlawanan dari penjaga kos. Mereka sempat meminta petugas BNNP memperlihatkan kartu identitas. “Saya hanya disuruh sama bosku,” katanya.
Kepala BNNP Sulsel, Brigjen Pol Agus Budiman Manalu mengatakan, BNNP Sulsel sukses menekan angka pengguna narkoba di Makassar dan Sulsel.
“Gencarnya razia efektif menurunkan angka pengguna narkoba. Indikasinya, dari 7 tempat kos yang digerebek, petugas hanya menemukan satu orang pengguna,” kata Agus, Senin (21/12).
Sementara itu Kabid Pemberantasan BNNP Sulsel, AKBP Rosna Tombo mengaku masih melakukan tes urine kepada penghuni kos. “Masih melakukan razia serta tes urine , semua penghuni kos akan dites urinenya mencari pengguna maupun pengedar narkoba,” kata Rosna.
Rosna mengungkapkan , Operasi Sulsel Bersinar sudah menjaring sedikitnya 1.200 pengguna narkoba. Tahun ini BNNP Sulsel ditarget menjaring 2.600 pengguna narkoba. Ini dalam rangka program rehabilitasi 100 ribu pengguna narkoba di seluruh Indonesia. (ish/cha/b)

Exit mobile version