MAMUJU, BKM — Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Mamuju, siap mengkitik pemerintahan bupati Mamuju yang terpilih di pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Mamuju pada 9 Desember 2015 lalu. Kritik ini dimaksudkan untuk perbaikan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPC PKB Mamuju, Muhammad Bakri Bestari, di Mamuju, akhir pekan lalu. Dikatakan, PKB akan mendorong para legislatornya di parlemen agar melakukan kritik terhadap kebijakan pemerintahan bupati dan wakil bupati Mamuju yang baru ketika dianggap keliru dan bertentangan dengan kebutuhan pembangunan.
”Kami siap mengkritik pasangan Habsi Wahid dan Irwan Pababari yang terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Mamuju yang baru untuk perbaikan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ditegaskan, PKB telah menyatakan diri akan menjadi partai advokasi. Sehingga segala bentuk kebijakan yang keliru dan bertentangan dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat akan dikritik secara menyeluruh. ”PKB Mamuju juga akan menjadikan legislatornya menentang segala bentuk kebijakan yang dilahirkan pemerintah yang hanya menguntungkan pejabat, dan tidak bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Bakri mengatakan, secara lahir batin PKB ingin melihat bangsa ini maju dan berkembang, serta kesejahteraan meningkat. Sehingga perjuangan melalui parlemen akan terus dilakukan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. ”Kader PKB di luar parlemen juga akan bergerak aktif merumuskan strategi perjuangan yang dapat membuat daerah maju dan berkembang. Dan juga akan mengontrol segala bentuk kebijakan yang tidak menguntungkan bagi masyarakat,” tandasnya. (*mir)