Site icon Berita Kota Makassar

Ibu-Anak Korban KM Marina Baru Dikubur Berdampingan

SIDRAP, BKM — Dua korban tenggelamnya KM Marina Baru yang berhasil teridentifikasi, Jamila (39) serta putranya Iccang, (10), dimakamkan berdampingan. Jamila telah dikebumikan lebih awal di Pekuburan Abadi, Kelurahan Uluale, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap, Minggu (27/12).
Sementara putranya, Iccang rencananya baru akan dikebumikan hari ini, Senin (28/12) menunggu kedatangannya dari Rumah Sakit (RS) Kolaka, karena masih proses identifikasi. Rencananya, jenazah Iccang juga akan diantar langsung oleh pihak keluarga dari Kolaka menuju Sidrap untuk dimakamkan di samping ibunya. Keluarga korban memang telah bersepakat untuk menguburkan ibu dan anak itu secara berdampingan.
Kasat Intelkam Polres Sidrap AKP Fantry Taherong, membenarkan penemuan dua jenazah asal Sidrap yang merupakan korban tenggelamnya KM Marina Baru. Keduanya berangkat dari Kolaka hendak ke Sidrap menggunakan KM Marina Baru, namun kemudian tenggelam.
“Informasi dari pihak keluarga korban, Jamila akan memanfaatkan liburan sekokah untuk mengkhitan putra pertamanya itu di rumah orang tuanya di BTN Pepabri, sekaligus bersilaturahmi dengan keluarganya,” ujar Fantry, kemarin.
Disebutkan, jenazah Jamila dan Iccang ditemukan secara terpisah dan sudah dalam keadaan meninggal dunia. “Ibunya, Jamila ditemukan di perairan Luwu. Sementara putranya, Iccang ditemukan di perairan Kolaka,” sebut Fantry.
Selama ini, Jamila dan putranya tinggal di Kolaka, Sulawesi Tenggara. “Mereka memanfaatkan liburan sekolah untuk kembali ke kampung halamannya,” ujar Fantry.
Menurut Kasat Intelakm, selain Jamilah dan anaknya yang menjadi korban tenggelamnya KM Marina Baru, juga ada Abdullah, warga asal Tanrutedong, Kecamatan Dua Pitue yang ditemukan dalam kondisi selamat.
“Abdullah sekarang sudah berkumpul dengan keluarganya di Sidrap. Dia bekerja di Kolaka dan berencana pulang liburan ke kampung halamannya di Tanru Tedong,” jelas Fantry. (ady/rus/b)

Exit mobile version