Site icon Berita Kota Makassar

BK tak Berani Rilis Dewan Malas

MAKASSAR, BKM– Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, ternyata tidak berani memenuhi tantangan dari
Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Sulsel untuk merilis nama-nama legislator yang memiliki catatan hitam sepanjang tahun ini, seperti malas berkantor dan malas ikuti rapat.
Ada dugaan BK hanya ingin melindungi teman sejawatnya sesama anggota DPRD. Kesan tersebut juga dibaca oleh Ketua Devisi Advokasi dan Pendampingan Masyarakat Sipil Kopel Sulsel, Musaddaq.
Menurutnya, BK mengurungkan janjinya mempublis nama-nama dewan yang malas semata-mata ingin melindungi temannya sesama anggota dewan.
“Kita sudah melihat bentuk keseriusan BK yang tidak berani mempublis nama-nama dewan yang malas mengikuti rapat,” ungkapnya, Senin (28/12).
Padahal, kata Musaddag, warga Kota Makassar yang nota bene memiliki perwakilan di dewan hanya ingin mengetahui siapa-siapa saja anggota dewan yang malas mengikuti rapat dan menghianati kepercayaan warga.
Sekali lagi, jelas Musaddaq, Kopel masih tetap menunggu keberanian BK untuk mengumumkan oknum anggota dewan malas. Bahkan sejauh ini BK hanya sekadar nama saja sebagai bagian dari kelengkapan dewan, namun tidak bertaji.
“Terobosan laur biasa bagi BK, jika tahun ini mereka mengumumkan nama-nama oknum dewan malas. Jangan sampai ini hanya janji-janji politik saja, namun hampa realisasinya,” tantangnya.
Sementara itu, Ketua BK DPRD Makassar, Agung Wirawan diketahui masih berada di Jakarta dalam rangka unjungan Kerja (Kunker) Komisi D. BKM yang berusaha menghubungi Agung Wirawan melalui sambungan telepon tidak kunjung merespon hingga berita ini diturunkan. Sebelumnya Agung Wirawan berjanji akan mempublis nama-nama dewan yang masuk daftar legislator malas dan jarang mengikuti rapat-rapat kedewanan.
“Sebelum akhir tahun, kita upayakan rekap nama-nama dewan yang malas di absensi rapat dewan. Setelah itu kita publis,” katanya.
Berdasarkan pengamatan, sepanjang tahun 2015 ini sejumlah anggota dewan kerap tidak hadir dalam rapat, baik rapat komisi, rapat badan kelengkapan dan rapat paripurna maupun rapat-rapat lainnya yakni Andi Hasir, Sahruddin Said, Andi Vivin, Abdul Wahid, Melani Mustari, Lisdayanti Sabri termasuk ketua BK sendiri, Agung Wirawan.
Terpisah, Wakil Ketua BK, Mustafa Alwi saat dikonfirmasi melalui via telepon menolak memberikan penjelasan terlalu jauh terkait dengan kinerja BK sepanjang tahun 2015 ini, utamanya dalam merilis nama-nama dewan yang jarang mengikuti rapat kedewanan.”Kita konfirmasi saja pak ketua BK soalnya saya masih di luar kota,” singkat anggota Komisi A bidang Hukum dan Pemerintahan itu.(ita/war/b)

Exit mobile version