Site icon Berita Kota Makassar

Bulog Butuh Cadangan Beras Tiga Juta Ton

IST CADANGAN BERAS -- Sejumlah pekerja sedang mengatur cadangan beras di gudang Bulog. Untuk menstabilkan harga, Bulog butuh cadangan beras hingga tiga juta ton.

JAKARTA, BKM — Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) punya tugas penting menstabilkan harga beras. Namun, dukungan pemerintah agar Perum Bulog dapat menjalankan fungsinya tersebut dianggap belum maksimal. Salah satu penyebabnya adalah terbatas jumlah anggaran yang dialokasikan setiap tahunnya.
Selama ini, anggaran yang diberikan pemerintah kepada Bulog hanya berkisar Rp1 sampai Rp2 triliun per tahun. Direktur Pengadaan Perum Bulog Wahyu, dalam diskusi akhir tahun ProDEM di Hotel Grand Cempaka?, Jakarta, Senin (28/12), menyebutkanm dengan dana sejumlah itu, Bulog hanya bisa menyediakan 250 sampai 300 ribu ton beras per tahun.
”Itu nggak ideal untuk menstabilkan harga,”’ tegasnya.
Padahal, cadangan beras di Bulog diperlukan bukan hanya untuk dijual dalam operasi pasar. Melainkan juga ada kebutuhan darurat seperti untuk bencana alam dan sebagainya. Dengan tugas seperti itu, ia menyebut, Bulog setidaknya membutuhkan cadangan beras sekitar tiga juta to?n yang tentunya membutuhkan anggaran yang lebih besar dibandingkan yang dialokasikan saat ini.
”Harusnya (cadangan pangan) lebih dari itu. Idealnya 10 hingga 15 persen dari konsumsi. Kalau 10 persen dari konsumsi, maka Bulog seharusnya bisa mengelola tiga juta ton. Karena konsumsi beras kita 30 juta ton dalam satu tahun?,” katanya. (*mir)

Exit mobile version