Site icon Berita Kota Makassar

Dua Proyek Putus Kontrak

PASANGKAYU, BKM — Sebanyak dua paket proyek pembangunan fisik di Kabupaten Mamuju Utara (Matra), terpaksa putus kontrak. Menyusul ketidakmampuan pihak kontraktor dalam menyelesaikan pekerjaannya hingga batas waktu yang telah ditentukan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Matra, Basri Yunus, mengatakan, untuk tahun anggaran 2015 terdapat 333 paket pembangunan yang ada di Kabupaten Matra.
Dua proyek yang terpaksa diputus kontrak, kata Basri, yakni pembangunan irigasi serta pembangunan jalan dan jembatan yang ada di daerah ujung utara Sulbar ini. Pada tahun anggaran 2016 mendatang, program yang menjadi skala prioritas dilaksanakan adalah pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.
Diakui, saat ini pihaknya sudah membuat rancangan penyusunan anggaran tahun 2016. Pemkab Matra masih memprioritaskan infrastruktur jalan dan jembatan serta dilaksanakan pemerataan pembangunan di 12 kecamatan. Ia berharap, proses pembangunan infrastruktur tetap menjadi titik fokus utama dalam rangka mendukung akselerasi percepatan pembangunan di daerah.
Tentang proyek yang telah rampung hingga 90 persen namun telah habis masa waktunya, Basri mengakui, pihak kontraktor masih diberikan kesempatan untuk menyelesaikan pekerjaannya. Misalnya pekerjaan kantor gabungan dinas telah mencapai 90 persen lebih, tetap diberi kesempatan kepada kontraktornya untuk menyelesaikannya dan telah dikenakan denda.
”Kebijakan ini diberikan karena kami menilai pihak kontraktornya memiliki niat baik untuk menyelesaikan pekerjaannya hingga akhir Desember ini,” tuturnya. (*mir)

Exit mobile version