Site icon Berita Kota Makassar

Danny: Tunggu Kejutan

Danny: Tunggu Kejutan

MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto, mengaku telah mempersiapkan mutasi besar-besaran dalam struktur kabinet Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota, dalam waktu dekat.

Bahkan, Danny menegaskan ada kejutan saat mutasi nantinya. Hanya saja, Danny masih merahasiakan kejutan apa dan nama-nama pejabat yang akan mendampinginya.
“Sekarang sudah hampir setahun lebih seluruh pejabat pemkot bekerja pascadilantik Februari 2015 lalu. Semua SKPD yang tidak sesuai dengan visi dan misi pemerintahan kami akan segera ganti. Tidak ada lagi toleransi,” kata Danny, Senin (4/1).
Ia menyebutkan, seluruh SKPD masuk dalam target evaluasi menuju kabinet 2016. Olehnya, kata dia, saat ini pihaknya telah mempersiapkan nama-nama calon pemimpin SKPD yang dinilai layak dan mampu bersinergi dengan visi-misi kepemimpinan mereka.
“Saya tidak mau promosikan dulu nama-nama pejabat yang akan menduduki jabatan baru sebagai kepala SKPD. Kita tunggu saja tanggal mainnya dalam waktu dekat ini, dan itu pasti,” paparnya.
Sementara untuk jumlah pejabat yang akan menduduki jabatan baru dan pejabat yang akan dilengserkan. Ia juga masih merahasiakan jumlah tersebut.
“Nantilah kalau jumlahnya, yang jelas media juga bisa prediksi siapa yang memiliki kinerja baik dan siapa yang kurang. Kalau untuk Kadis Koperasi, Dishub dan Kadis Pendidikan, nantilah,” singkatnya.
Sementara itu, anggota DPRD Kota Makassar hanya bisa berharap agar pejabat yang dilantik nantinya bisa bekerja sesuai dengan harapan serta dapat memaksimalkan serapan anggaran yang telah dikucurkan di APBD Pokok 2016.
“Mutasi SKPD yang akan dilaksanakan adalah hak prerogatif pak wali kota. Dewan hanya bisa berharap, pejabat yang nantinya dilantik bisa menjalankan fungsinya dengan maksimal,” kata anggota Komisi A, Bidang Hukum dan Pemerintahan, Abdi Asmara, kemarin.
Abdi juga mengaku, masih terdapat sejumlah kepala SKPD yang kinerja buruk. Dewan juga sudah berikan pandangan ke wali kota.
Terpisah, Ketua Komisi D DPRD Makassar, Mudzakkir Ali Djamil juga mendukung pelaksanaan mutasi, hanya saja Muda sapaan akrabnya meminta mutasi dilakukan secara objektif dengan melihat kemampuan dan track record para calon pejabat. Jangan melakukan evaluasi dengan pertimbangan subjektif atau persoalan suka atau tidak suka.
“Evaluasi mesti di lakukan secara objektif, dan harus melihat track record selama ini, serta mempertimbangkan pangkat/golongan serta kemampuan calon sesuai bidangnya, serta mengikuti aturan yg ada. Jangan ada prinsip suka atau tidak suka kemudian di lakukan mutasi,” tegasnya. (arf-ita/b)

Exit mobile version