Site icon Berita Kota Makassar

Kalatiku :Tak Ada Ban Serep di Torut

RANTEPAO, BKM–Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara terpilih, DR Kalatiku Paembonan-Yosia Rinto Kadang (Kaboro) mulai membagi tugas masing-masing, meskipun baru dilantik setelah masa jabatan Frederik Batti Sorring-Frederik Buntang Rombelayuk (Sobat) berakhir April mendatang.
Bagi Kalatiku maupun Rinto tidak mengenal ban serep, sehingga tugas dan fungsi bupati dan wakil bupati sangat jelas, bupati lebih focus dengan kebijakan dan strategi pembangunan, maupun mendatangkan anggaran dari pusat. “Sedangkan wakil bupati fokus dengan tugas pengawasan dan pembangunan, maupun tindaklanjut temuan dilapangan sehingga tugas keduanya terbagi habis,”ujar Kalatiku pada BKM di Rantepao, Senin (4/1).
Menurutnya, pengalaman kepemimpinannya sejak menjadi pejabat di lingkup Depdagri, akan diterapkan di pemerintahan Toraja Utara. Semua tugas didelegasikan kepejabat sesuai tugas dan fungsi, dengan harapan sekalipun bupati dan wakil bupati meskipun tidak berada ditempat semua tugas berjalan karena pelimpahan kewenangan.
Tugas bupati tinggal mengevaluasi kinerja pejabat dan bawahan, bukan seperti pejabat lain semua diurusi, termasuk proyek dikuasasi kontraktor tertentu sehingga mematikan kontraktor lokal.
“Hal itu kami hindari, dan semua program dan kegiatan pembangunan dan pembinaan kemasyarakat akan berjalan baik, sehingga hasil semua aspek pembangunan dinikmati semua masyarakat,”imbuh Kalatiku (gus/rif/c)

Exit mobile version