MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo mengaku belum mengantongi rekomendasi Panitia Seleksi (pansel) lelang jabatan terkait skoring atau nilai calon pejabat yang masuk tiga besar hasil seleksi.
Menurut Syahrul, pihaknya masih menunggu nama-nama yang akan disodorkan panitia seleksi untuk kemudian dipilih yang berkompeten menduduki posisi yang dilelang.
“Biasanya satu posisi, tiga nama dengan skoring tertinggi yang diusulkan panitia seleksi,” ungkap Syahrul.
Namun, apapun rekomendasi yang diserahkan pansel, tetap menjadi hak prerogatif gubernur untuk menentukan pejabat mana saja yang akan di tempatkan pada sebuah posisi.
Syahrul pun menjamin, dalam waktu dekat, posisi lowong yang dilelang itu sudah akan terisi.
“Pokoknya di Januari inilah. Tidak susah-susah amat untuk menempatkan pejabat pada sebuah posisi,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Muh Tamzil mengatakan seleksi sejauh ini masih terus berproses.
“Lelang jabatan belum ada hasilnya. Masih dalam tahap penilaian,” ungkap Tamzil.
Dia berjanji akan mengusahakan hasil lelang bisa selesai secepatnya.
Sebelumnya, Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Latief menjelaskan, proses seleksi hampir seluruhnya rampung. Mulai dari psikometrik, wawancara, ujian tertulis, semua sudah dilalui.
“Secepatnya kita rampungkan,” tandas Abdul Latief.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pemprov Sulsel membuka seleksi untuk delapan formasi jabatan eselon II. Diantaranya
posisi Kepala Biro Humas dan Protokol, Kepala Biro Organisasi, Kepala Biro Pemerintahan Umum, Kepala Biro Ekonomi.
Posisi lain yang juga dilelang yakni posisi Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Lintas Daerah, Sekretaris Korpri, dan dua posisi untuk staf ahli. (rhm/war/c)