GOWA, BKM — Hampir seluruh warga yang bermukim di Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa menolak kehadiran pabrik tahu yang sudah beroperasi belasan tahun.
Protes warga lantaran keberadaan pabrik tahu telah menimbulkan penyakitakibat terpaan asap dan debu dari pabrik tersebut. Pabrik Tahu yang beralamat di Lingkungan Kampung Jangka tersebut, memiliki limbah yang dinilai warga mencemari udara dan lingkungan.
“Sudah kurang lebih 13 tahun saya menderita sesak nafas akibat limbah dari pabrik tahu itu telah mencemari udara di kampung kami. Bagaimana tidak, asap dari pabrik tersebut masuk ke dalam rumah yang mengakibatkan rumah kami dipenuhi asap dan debu setiap hari,” kata Nasrun Mone, salah seorang warga Pangkabinanga, Senin (4/1).
Terpisah Lurah Pangkabinanga, Nuraeny Apriani yang dikonfirmasi soal protes warga mengatakan akan segera mencarikan solusi terbaik dengan berkoordinasi dinas terkait.
“Kami akan melakukan koordinasi dengan Instansi terkait, apakah pabrik ini layak beroperasi atau tidak, karena pabrik ini sendiri telah mengantongi izin dari pemerintah,” kata Nuraeny, saat melakukan pemantauan di lokasi pabrik tahu. (sar-ril/c)