Site icon Berita Kota Makassar

A Hamzah Siap Pimpin Golkar Bulukumba

BULUKUMBA, BKM–Ketua DPRD Bulukumba H Andi Hamzah Pangki yang juga pelaksanan harian Ketua DPD II Golkar Bulukumba pasca mundurnya H Zainuddin Hasan sebagai ketua memastikan dirinya untuk ikut bertarung pada Musyawarah Daerah (Musda) mendatang.
Usai melantik dasn mengmabil sumpah dua orang pengganti antar waktu (PAW) masing-masing A Baso Zulkarnain dan H Akra, Hamzah menegaskan bila meskipun belum ada jadwal pelaksanaan Musda, namun dirinya lebih awal mempersiapkan diri untuk bersosialisasi.
Yang jelas katanya, Musda golkar belum dijadwal, karena Musda Partai Golkar Sulsel baru akan digelar Pebruari mendatang, sehingga untuk tingkat DPD II belum dijadwalkan. “Secara pribadi sejak dini saya mempersiapkan diri untuk maju, dan telah membangun komunikasi dengan teman-teman di Pimcam,”ujar Hamzah Selasa (5/1).
Suami Hj Andi Dewi Maharani ini juga menjelaskan, sebagai kader tulen partai berlambang pohon beringin rindang ini, dia tidak langsung berada dipuncak, tetapi memulai karir dari bawah. “Sebelum saya duduk menjadi anggota DPRD Bulukumba, saya berjuang ditingkat bawah, apalagi sebelumnya saya banyak berguru pada kakak saya, almarhum HA Hardi Pangki, yang juga pernah menjabat ketua DPRD Bulukumba, dan ilmu politik saya dapatkan dari almarhum,’’ujarnya.
Sebelumnya anak bungsu pasangan alm, H Andi Pangki-Hj Andi Sohra ini pernah menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua Korcam Golkar di Gantarang, dan saat itu dia ikut menjadi caleg, dan hasilnya Hamzah meraih suara terbesar. Kemudian ayah lima orang anak ini juga pernah dipercaya sebagai sekretaris APMG Bulukumba. Dan pada 2010 lalu, Hamzah juga mendapat kepercayaan sebagai sekretaris DPD II golkar dan pada Musda lalu, Hamzah terpilih sebagai Wakil Ketua DPD II. Pada Pileg 9 April 2014 lalu, Hamzah kembali meraih suara terbanyak dari seluruh caleg dan mengantarnya kembali duduk sebagai Ketua DPRD. “Inilah salah satu modal saya, untuk ikut bertarung pada Musda Golkar mendatang,’’papar alumni Sekolah Tinggi Ilmu Perikanan Jakarta 2007 ini. (edy/rif/c)

Exit mobile version