Site icon Berita Kota Makassar

Dewan Minta Tower Wisata Alam Lejja Difungsikan

SOPPENG BKM — Tower yang ada di Kawasan Obyek Wisata Alam Permandian Air Panas Lejja Desa Bulue Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng, hingga kini belum difungsikan.
Hal ini pun menuai tanggapan dari Legislator PAN Soppeng H Mustang Jide melalui telpon selulernya kepada BKM, Senin (4/1) bahwa Tower jaringan yang ada di Wisata Permandian Air Panas Lejja, harus segera di fungsikan.
“Ini harus mejadi beban pemikiran pemerintah, dan prioritas pasalnya lokasi permandian alam Lejja sangat susah jaringan internet dan seluler,” ujar Mustang.
Ia menambahkan perkembangan tempat wisata yang meningkat wajib di pertahankan dengan berbagai cara agar pengunjung merasa nyaman saat menikmati pesona alam dan sejuknya angin di Lejja.
Ditambahkannya bahwa Wisata Alam Lejja menjadi penyuplai PAD tertinggi di Kabupaten Soppeng.
“ini menjadi pemikiran kita bersama agar wisatawan selalu mempunyai keinginan untuk berkujung ke wisata alam Lejja apa lagi wisata Permandian Air Panas Lejja adalah pensuflai PAD tertinggi “,tutur Mustang.
Sementara itu Petugas Permandian Air Panas Lejja Amiruddin mengatakan sebenarnya sudah ada tawer yang berdiri tapi belum berpungsi karena tidak ada izin dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sul sel.
“sudah lama pak towernya berdiri kalau tidak salah sejak bulan juni 2015 lalu” kata Amiruddin
“Sebenarnya jaringan di Kawasan Lejja sangat perlu sebab tempatnya dari perkotaan jauh, kalau jaringan tersedia memadai maka pengunjung bisa berkomonikasi dengan keluarganya,” ujarnya
Terpisah Anggota Polhut BKSDA yang bertugas Di Lejja Andi Ahmad mengatakan pihaknya menunggu pihak telkom agar segera diselesaikan pengerjaan proyeknya.
“kami menunggu dari pihak Telekomsel untuk di pasilitasi menhadap ke BKSDA. sul sel untuk mendapatkan ijin soalnya kita juga dari kehutanan membutuhkan Jaringan internet, namun sampai sekarang pihak telekom belum datang,” terang Andi Ahmad. (ono/C)

Exit mobile version