TAKALAR, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar kembali mendapat kepercayaan dari pemerintah pusat melalui Kementrian Transmigrasi sebagai salah satu kabupaten yang akan melaksanakan program Kota Terpadu Mandiri (KTM).
Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Parawisata, Kabupaten Takalar, Muhammad Ridwan Tiro yang dimintai tanggapannya terkait agenda tersebut mengatakan,
perencanaan pengembangan KTM bertujuan untuk menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru pada kawasan transmigrasi.
“Kita berharap perencanaan kota terpadu mandiri yang akan dilaksanakan di dua belas Desa pada dua kecamatan, yakni Kecamatan Mappakasunggu dan Kecamatan Mangngarabombang dapat terealisasi sehingga percepatan percepatan pertumbuhan ekonomi segera terwujud,” urai Muhamad Ridwan Tiro, Selasa (5/1).
Ridwan Tiro didampingi pejabat pelaksana kegiatan kawasan transmigrasi, Muhammad Arfah juga mengemukakan, rencana pengembangan KTM telah melakukan proses penjaringan usulan kebutuhan untuk pengembangan kota terpadu mandiri, sehingga potensi perekrutan tenaga kerja sangat terbuka.
“Sesuai planning master dari agenda pengembangan KTM banyak hal yang dilakukan diantaranya pembangunan pasar semi modern, rumah sakit dan pembangunan infrastruktur yang memadai,” jelasnya.
Dia menambahkan, dari sekian banyak program unggulan dari Kementrian Transmigrasi yang telah direalisasikan oleh pihaknya, salah satu diantaranya pembangunan rumah transmigrasi baru sebanyak 50 unit di Pulau Tanakeke pada tahun 2015.
“Insya Allah pembangunan rumah transmigrasi Tahun 2016 ini akan berlanjut dan akan kembali dibangun 50 unit rumah bagi warga transmigrasi,” tutupnya. (ari-ril/c)