Site icon Berita Kota Makassar

Dua Kubu PPP Gelar Harlah

MAKASSAR, BKM–Dua kubu Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang masih berseteru antara kepengurusan HM Aras-Asrul Makkaraus Sujiman dengan kepengurusan Muh Taufiq Zainuddin-Muh Nasrun masing-masing menggelar hari lahir (harlah) ke 43 PPP.
Kubu Taufiq-Nasru menggelar harlah di Hotel Four Points Sheraton Makassar jalan landak Sabtu (9/1) Sementara sebelumnya kubu Aras-Asrul menggelar Harlah, tasyakuran, maulid nabi dan Rapimwil Diperluas, di Hotel Aswin, Selasa (5/1).
Menurut HM Aras, PPP memasuki setengah abad umurnya, memperbaiki dirinya untuk menghadapi Pemilukada serentak tahap kedua. Konflik internal parpol sangat disadari berimbas pada tahapan pelaksanaan pendaftaran calon. “Terkait konflik internal seharusnya KPU selaku penyelenggara harus berpegangan kepada UU Parpol terkait keabsahan sebuah parpol adalah kewenangan Kemenkumham, dengan diakomodirnya salah satu kubu sangat mencederai pelaksanaan Pemilukada,”ujar Aras.
Ditambahkan, bagi PPP, legalitas sebuah parpol harus mengacu pada kedaulatan anggotanya secara struktural. Muktamar PPP di Surabaya adalah representasi kedaulatan tertinggi yang dihadiri lebih dari 3/4 ketua dan sekretaris DPC. Yang didaftarkan dihadapan Notaris. Atas itulah Kemenkuham memberikan keabsahan pada hasil Muktamar Surabaya.
Terkait adanya informasi yang menyebutkan bila ada salah satu kubu yang mulai membuka dialog untuk penyatuan dua kubu yang bersengketa, mantan Ketua DPW PPP Sulsel HM Amir Uskara mengaku bila informasi tersebut tidak benar. “Informasi tersebut tidak benar, bahkan semalam kami masih kumpul kumpul di Jakarta bersama sejumlah pengurus DPP lainnya,”ujar Amir yang juga anggota DPR MPR ini, Rabu (6/1).
Amir yang baru saja menunaikan ibadah umrah menambahkan bila dalam waktu dekat memang ada perkembangan tentang kisruh di partai berlambang ka’bah tersebut, namun belum dapat dipublikasikan. “Nanti kalau ada perkembangannya saya akan hubungi teman-teman media,”ujar mantan legislator Sulsel ini. (jun/rif/d)

Exit mobile version