Site icon Berita Kota Makassar

Limbah Aspal Rusak Sawah Warga

GOWA, BKM — Puluhan warga Desa Romangloe, Dusun Batualang, Kecamatan Bontomarannu mendatangi pabrik pengolahan aspal milik PT Cisco Sinar Jaya Abadi ACC, Senin (5/1). Warga keberatan lantaran limbah pabrik merusak puluhan hektar sawah mereka.
Sekedar diketahui, terdapat dua pabrik aspal di Dusun Batualang dan telah beroperasi sejak belasan tahun lalu. Adapun pemilik dua pabrik aspal, yakni H Sahabuddin Sewang (PT Cisco) dan H Saharuddin Sewang (PT Harfiah).
Selain limbah, warga juga mengeluhkan dampak debu yang ditimbulkan kedua pabrik. Namun sejak dua tahun terakhir, pabrik yang dibatasi tembok setinggi tiga meter itu mengganti bahan bakar minyak menjadi batu bara.
“Sebelumnya hanya debu saja, tapi sejak 2014 mulai menggunakan batu bara sehingga merusak padi dan perkebunan di sekitar. Kita tidak bisa lagi bertani karena debu hitam dan mengganggu pernafasan kami,” keluh Muh Basir Dg Ngalle, warga setempat.
Basir mengaku, puluhan hektar sawah warga selalu gagal panen sejak pabrik itu menggunakan bahan bakar batu bara. Akibat kondisi ini, warga mendesak pemerintah mengambil kebijakan dengan menutup sementara pabrik sampai ada sistem pengolahan aspal yang tidak mencemari lingkungan.
Dari pantauan di lokasi, kepulan asap mengepul dari pabrik. Dampak yang ditimbulkan, puluhan hektar sawah dan pepohonan tertutup debu berwarna hitam pekat. Selain itu, aktivitas truk di pabrik tersebut juga menimbulkan debu yang berdampak pada kesehatan warga yang bermukim di sepanjang jalan.
Kapolsek Bontomarannu, AKP Ahmad Hamdan yang menerima informasi langsung ke lokasi. Sayangnya, pengelola pabrik tidak berada di lokasi.
Namun dia berjanji akan segera menemui pemilik pabrik untuk menyampaikan keluhan warga. “Kami sudah menghubungi pihak pengelolanya tapi masih di Makassar. Jadi kita tunggu mereka kembali baru kita akan lakukan pertemuan,” ujarnya. (sar-ril/c)

Exit mobile version