Site icon Berita Kota Makassar

Nasran Temui Kapolsek Mariso

MAKASSAR, BKM — Penyidik Kepolisian Sektor (Polsek) Mariso batal melakukan pemeriksan kepada dua tersangka kasus penganiayaan Bripka Mulyadi, Kamis (6/1).
Dua putra mantan legislator Makassar tiga priode, Nasran Mone, yakni Hendra dan Irfan, batal diperiksa karena alasan sakit.
Kanit Reskrim Polsek Mariso, AKP Salim D membenarkan pembatalan pemeriksaan kedua tersangka.
Menurut Kanit, orang tua kedua tersangka (Nasran Mone.red) telah mendatangi Mapolsek Mariso dan bertemu dengan Kapolsek, Kompol Chairuddin perihal alasan tidak dapat mengahidiri panggilan penyidik.
“Orang tuanya ke Polsek tadi dan berttemu dengan pak Kapolsek untuk meminta izin kalau kedua anaknya itu dalam kondisi sakit dan tidak bisa menjalani pemeriksaan,” beber Kanit.
Menurut Kanit, pemeriksaan akan dijadwal kembali dan telah ditetapkan pada Jumat (8/1) (hari ini.red) usai salat Jumat.
Sementara penyidik, Bripka Ridwan mengatakan, sudah menghubungi Nasran agar membawa kedua putranya ke Mapolsek. Hanya saja, Nasran terlanjur meminta izin kepada Kapolsek perihal kondisi kedua putranya.
“Saya sudah hubungi pak Nasran agar anaknya bisa datang hari ini, tapi ternyata beliau sudah menghadap dengan Kapolsek. Beliau janji akan mendampingi anaknya besok setelah salat Jumat,” kata Bripka Ridwan.
Meski izin keduanya dikabulkan, namun penyidik tetap bersikukuh akan mengeluarkan surat penangkapan jika kedua tersangka tetap mengabaikan panggilan pemeriksaan pada Jumat siang.
“Kalau pak Nasran tidak bawa anaknya di Polsek Mariso untuk diperiksa, maka penyidik akan serahkan surat penangkapan ke anggota reskrim untuk dilakukan penangkapan,” tegas Bripka Ridwan. (jul-ril/b)

Exit mobile version