Site icon Berita Kota Makassar

Oknum Perwira Sebut Ada Bom di Tasnya

ilustrasi

MAROS, BKM — Suasana di Bandar Udara (Bandara) Internasional Sultan Hasanuddin, Mandai, Minggu (11/1) petang, geger. Pihak maskapai dan para penumpang untuk berbagai penerbangan, tiba-tiba dikagetkan dengan adanya informasi ancaman bom.
Ironisnya, perbuatan itu dilakukan seorang oknum perwira polisi Ipda Cahyo Widyanto dari kesatuan Puslabfor Mabes Polri diperbantukan di Puslabfor Polda Bali. Saat itu ia hendak terbang menumpangi pesawat Lion Air rute Makassar-Denpasar dengan nomor penerbangan JT-745. Rencananya, pesawat ini take off pukul 16.40 Wita.
Kabag Ops Polres Maros Kompol Ahmad Mariadi yang dihubungi, kemarin mengatakan, sekitar pukul 15.00 Wita Ipda Cahyo beserta tiga orang rekannya tiba di Bandara Sultan Hasanuddin untuk terbang menuju Denpasar, Bali. Mereka baru selesai melaksanakan kegiatan pedang pora, Sabtu (9/1) di Makassar.
Saat di bandara, setelah cek in, Ipda Cahyo bersama rombongan selanjutnya menuju x-ray keberangkatan. Setibanya di tempat pemeriksaan yang akan dilakukan pihak Avsec, Ipda Cahyo mengeluarkan guraruan dan berkelakar. ”Ada bom itu,” kata dia sambil menunjuk tasnya.
Saat itu juga petugas Avsec langsung melakukan sterilisasi di area steril lantai dua bandara. Mereka melakukan evakuasi awal terhadap penumpang yang berada di sekitar area x-ray keberangkatan. “Hanya berkelakar, tapi membuat panik orang di dalam bandara,” jelas Ahmad Mariadi.
Meski hanya berkelakar, pihak otoritas bandara tetap melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan Ipda Cahyo dan rombongan melalui alat x-ray. Hasilnya, tas tersebut dinyatakan steril dan tidak terdapat barang berbahaya. Setelah itu kembali dilakukan pemeriksaan secara manual.
“Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya barang berbahaya di dalam tasnya,” tambah Ahmad Mariadi.
Perjalanan Ipda Cahyo dan rekannya harus tertunda. Sebab untuk sementara ia diamankan oleh pihak Avsec, dibantu petugas BKO TNI AU. Ia dibawa menuju posko security untuk diambil keterangannya, sambil ?menunggu penjemputan dari Propam Polda Sulselbar ataupun Propam Polres Maros. (ari/rus/b)

Exit mobile version