Site icon Berita Kota Makassar

Ribuan Warga Hadiri Maudu Lompoa

BKM/SYARIFUDDIN TOMPO MAUDU LOMPOA - Sebuah kapal besar berisi telur dan makanan khas maulid saat pelaksanaan Maudu Lompoa di Cikoang, Kabupaten Takalar, Minggu (10/1). Tampak pula Bupati Takalar, Burhanuddin Baharuddin saat menghadiri Maudu Lompoa.

TAKALAR, BKM — Ribuan warga yang berasal dari Kabupaten Takalar dan sejumlah daerah lain di Sulsel dan Indonesia tumpah ruah menyaksikan pelaksanaan Maudu Lompoa di Cikoang, Kecamatan Mangarabombang, K Mangarabombang, abupaten Takalar, Minggu (10/1).
Ribuan warga ini menyaksikan proses peringatan maulid yang digelar setiap tahun ini. Mereka menyaksikan bagaimana sebuah kapal besar yang berisi bakul berisi telur dan makanan dilepas ke laut.
Maulid yang dilaksanakan setiap tahun ini merupakan maulid para keturunan Raja Laikang yang menampilkan atraksi budaya menarik. Utamanya jejeran bakul yang dibuat oleh seluruh warga Cikoang yang lalu dimasukkan ke dalam perahu besar.
Setiap rumah di Cikoang wajib membuat bakul berisi telur dan makanan untuk diletakkan di dalam kapal.
Ketua Panitia Maudu Lompoa, M Yunus Al Aidid Kr Sibali mengatakan, Maudu Lompoa ini sudah masuk agenda nasional dan masuk agenda tujuan wisata.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Sulsel, H Abdul Wahid dalam sambutannya mengatakan, Maudu Lompoa adalah menyandikan peringatan Maulid sesuai ajaran Islam dan budaya lokal Cikoang.
Hal semacam ini, menurut dia, harus dijaga dan dikembangkan dalam rangka memeringati hari lahir Rasulullah SAW.
Peringatan maulid, kata dia, adalah wujud mengenal dan mencintai Rasulullah secara utuh. “Maulid Besar masyarakat Takalar semakin baik. Agamanya, kerukanan dan bertolerasi semakin baik pula,” katanya.
Sementara itu, Bupati Takalar, Burhanuddin Baharuddin mengatakan, Pemkab Takalar akan memperbaiki fasilitas menuju Cikoang dan yang ada di Cikoang agar para wisatawan tertarik untuk berkunjung ke Cikoang menyaksikan Maudu Lompoa.
Ketua Lembaga Adat Karaeng Laikang, A Syahran Al Aidid mengatakan, saat ini peringatan Maudu Lompoa sudah masuk yang ke 375 tahun dan konsisten dilaksanakan setiap tahun.
“Maudu Lompoa selalu menjadi destinasi wisata masyarakat lokal maupun dari manca negara,” katanya. (tom/b)

Exit mobile version