MALILI, BKM — Pembangunan landasan pacu (runway) Bandara Soroako, di Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur dijadwalkan akan rampung April mendatang.
Penjabat Bupati Luwu Timur, Irman Yasin Limpo saat turun memantau aktivitas pembangunan landasan pacu bandara Soroako, Jumat (8/1) kemarin.
Irman didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Andy Murphy, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Hirfan, Kabag Humas dan Protokol, Charles Tangdialla, Kepala KPPT, Amran Aminuddin, Camat Nuha, Meirani Tenriawaru.
Sementara perwakilan PT Vale diwakili Basri Kamba dan Dahlan Busman Sirat dan beberapa tim teknis.
Irman mengatakan aktifitas pembangunan bandara terus berjalan hingga saat ini. Sesuai hasil pembicaraan dengan managemen PT Vale penambahan landasan pacu bandara sejauh 300 meter. “Jika saat ini landasan pacu baru mencapai 1.050 meter, dengan penambahan tersebut, maka panjang lintasan akan mencapai 1.350 meter,” ujar None
Irman menjanjikan jika perpanjangan landasan pacu telah rampung, pihaknya akan segera mendaratkan pesawat di Bandara Soroako sesuai hasil negosiasi dengan beberapa pihak maskapai. “Jika landasan rampung, sejumlah pesawat jenis ATR 72 miliks Wing’s Air dan Garuda telah menyatakan kesiapannya untuk mendarat di bandara Sorowako,” ungkapnya.
Irman menambahkan terbukanya akses penerbangan umum di Bandara Soroako Kabupaten Luwu Timur tentu akan berdampak postif bagi iklim investasi di wilayah Luwu Timur.
Sementara itu, managemen PT Vale.Indonesia, Basri Kamba mengatakan PT Vale Indonesia juga sangat mendukung pembangunan runway bandara soroako untuk melayani penerbangan umum. “Jika tidak ada kendala, akan selesai di bulan April,” jelasnya.
Sebelumnya, pencanangan Pencanangan (ground breaking) perpanjangan landasan bandara Sorowako ini dilakukan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Selasa 6 Oktober 2015, yang disaksikan sejumlah pejabat. Di antaranya, Penjabat Bupati Luwu Timur, Irman Yasin Limpo, Ketua DPRD Amran Syam, Kajari Malili, Ida Komang Ardhana, Mantan bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Andi Hatta Marakarma dan Muhammad Thorig Husler, serta Presiden Direktur PT Vale Indonesia, TBK Nico Kanter. (alp/C)