Site icon Berita Kota Makassar

30 Ribu Warga Miskin Belum Terima KIS

GOWA, BKM — Terhitung hingga Januari 2016, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama PT Pos dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) telah mendistribusikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada 86.484 warga miskin penerima.
Dinas Sosial Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten mencatat, dari jumlah distribusi tersebut, 37.058 jiwa melalui pihak BPJS dan 49.426 jiwa melalui PT Pos dari total jumlah penerima sebanyak 129.000 jiwa.
“Sekarang yang ada kartunya baru 86.484 jiwa. Sisanya sekitar 30.000 lebih warga yang belum memiliki KIS. Seperti yang disampaikan pak Sekkab agar para camat segera melakukan sosialisasi ke masyarakatnya tentang penggunaan KIS tersebut,” jelas Kadisnakertrans Gowa, Syamsuddin Bidol usai Coffee Morning, Senin (11/1) pagi.
Menurutnya, sosialisasi penting guna menghindari persoalan penggunaan KIS di sejumlah rumah sakit. Syamsuddin juga mengatakan, dalam pendistribusian KIS, juga dilakukan verifikasi. “Distribusi KIS dibarengi verifikasi, yakni saat diantarkan kepada penerimanya terus orangnya ternyata sudah meninggal dunia atau pindah kabupaten, maka kartunya ditarik kembali dan dibuatkan berita acara agar diketahui bahwa warga bersangkutan memang sudah tidak ada,” terangnya.
Selain itu, verifikasi juga dilakukan untuk mempertegas bahwa warga penerima benar-benar masuk kategori warga miskin. Adapun syarat resmi dalam pengurusan KIS atau BPJS non mandiri, yakni KTP, KK dan rekening listrik 450 Watt (daya yang digunakan) serta syarat lainnya yang dipersyaratkan.
“Jadi kalau belum punya KIS atau BPJS Kesehatan non mandiri, maka warga miskin bersangkutan harus memiliki surat keterangan miskin dari kades atau lurahnya untuk bisa diuruskan ke BPJS kesehatan dan untuk mendapatkan kartu KIS,” tambah kadis.
Terpisah, Wawan mewakili PT Pos Gowa juga membenarkan jumlah penerima KIS di Gowa telah mencapai 86.484 jiwa. Meski begitu, Wawan mengaku pendistribusian masih tetap berjalan.
“Pembagian kartu KIS sementara berjalan dan tetap dilakukan verifikasinya secara langsung,” kata Wawan. (sar-ril/c)

Exit mobile version