Site icon Berita Kota Makassar

Oknum Polisi Bikin Ulah di Bandara

MAROS, BKM — Otoritas dan penumpang di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin dihebohkan dengan adanya informasi teror bom yang dilakukan seorang oknum perwira polisi, Minggu (10/11).
Oknum polisi diketahui bernama Ipda Cahyo Widyanto dari satuan Puslabfor Polda Bali. Cahyo rencananya akan terbang ke Bali dengan menumpang pesawat Lion Air. Namun saat menjalani pemeriksaan di mesin X Ray, Cahyo berkelakar dengan mengatakan ada bom di dalam tas yang ia bawa.
Petugas Avsec yang mendengar pernyataan Cahyo membuat petugas Avsec Bandara langsung melakukan sterilisasi di area Steril/Lantai II Bndara Sultan Hasanuddin. Petugas juga mengevakuasi penumpang yang berada di sekitar area X Ray keberangkatan.
Kabag Ops Polres Maros, Kompol Ahmad Mariadi saat dihubungi wartawan membenarkan adanya situasi panik di bandara saat itu. Hanya saja, Ahmad mengaku kalau pernyataan Cahyo hanya sebatas gurauan, hanya saja ditanggapi serius oleh pertugas bandara.
“Jadi sekitar pukul 15.00 Wita Ipda Cahyo beserta rombongan tiga orang tiba di Bandara Sultan Hasanuddin. Rencananya akan menuju ke Denpasar menggunakan Maskapai Lion Air Nopen JT-745. Waktu itu, Ipda Cahyo berkelakar dengan kalimat “Ada bom itu”. Tapi gurauan itu ditanggapi serius oleh petugas X Ray,” jelas Kompol Ahmad.
Ahmad mengatakan, adapun kepentingan Ipda Cahyo datang ke Makassar dalam rangka mengikuti Giat Pedang Pora pada hari Sabtu 9 Januari 2016 lalu.
Setelah membuat panik penghuni bandara, barang bawaan milik Ipda Cahyo bersama rombonggnya kemudian diperiksa oleh petugas Avsec dan hasilnya dinyatakan tas tersebut steril dari bahan peladak.
“Hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya barang berbahaya di dalam tasnya,” ujar Kompol Ahmad Mariadi.
Meski sebatas berkelakar, Ipda Cahyo tetap diamankan petugas Avsec dibantu BKO TNI AU di Posko Security untuk dimintai keterangan. Ipda Cahyo selanjutnya akan diserahkan ke Propam Polda Sulselbar untuk menjalani proses etik. (ari-ril/c)

Exit mobile version