Site icon Berita Kota Makassar

Karlos Sindir Irfan AB, Irwandi Ingin Regenerasi

MAKASSAR, BKM–Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) kabupaten Jeneponto, Syamsuddin Karlos, menyebutkan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulsel, Andi Irfan AB dinilai asal main klaim bila telah mendapat dukungan dari 13 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) jelang Musyawarah Wilayah (Muswil) PAN. Bahkan Karlos menyebutkan Irfan AB tidak akan mendapatkan dukungan suara dari peserta Muswil. “Bisa saja dia itu didukung oleh DPD,”ujar Karlos di ruang fraksi PAN DPRD Sulsel, Selasa (12/1).
Menurut Karlos yang juga anggota Komisi D DPRD Sulsel ini, Irfan dianggap tidak memiliki kans untuk merebut pucuk pimpinan di PAN. Olehnya itu dia menyakini Irfan tidak akan masuk dalam bursa formatur.
Untuk itu, Karlos yang juga mantan Wakil Ketua DPRD Jeneponto ini menyatakan kesiapannya untuk bertarung merebut pucuk pimpinan partai berlambang matahari terbit itu di Muswil nanti. Bahkan dia mengaku, memiliki hubungan emosional terhadap seluruh DPD se-Sulsel.
“Saya juga lebih dekat dari DPD, tentunya dengan keakraban itu pastilah saya akan mendapatkan dukungan,”jelasnya.
Legislator PAN Sulsel lainnya, Andi Irwandi Nasir bersikap berbeda dengan Irfan dan Karlos. Menururt Irwandi Muswil PAN Sulsel ke- IV pada 27 Februari mendatang diharapkan melahirkan pimpinan muda.
“Harapan kami pada Muswil nanti dipimpin kaum muda sebagai wujud regenerasi di partai,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Bone ini.
Kendati mekanisme pemilihan nanti menggunakan sistem formatur atau hanya empat nama yang direkomendasikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN, namun dirinya berharap bisa diakomodir sebagai keterwakilan regenerasi muda.
Sementara Ketua DPW PAN Sulsel, Ashabul Kahfi yang diminta tanggapan menyambut baik wacana regenerasi itu, namun siapapun maju dan direkomedasikan DPP tetap akan diakomodir.
“Saya kira itu baik, banyak kader muda disini seperti pak Yusran Paris, Syamsuddin Karlos, Irfan AB, Irwandi dan banyak lainnya tentu mereka juga punya hak dipilih,”jelas Kahfi.
Korwil PAN Sulawesi ini menambahkan bila pihaknya mempersilahkan setiap kader dapat maju, tetapi mekanisme formatur dengan diajukan empat nama hampir pasti di berlakukan DPP dan tidak ada pemilihan seperti seperti biasanya. “Semua diserahkan ke peserta Muswil, jadi biarkan semua berjalan sesuai sistem ini. Kalaupun nama saya masuk formatur, tentu itu pertimbangan DPP” paparnya.
Berdasarkan Peraturan Organisasi (PO) PAN, pengurus DPD tidak punya kewenangan memilih figur ketua. DPD hanya diberi kewenangan memilih nama calon fomatur. Tiap DPD hanya memilih empat nama calon formatur yang mendapat rekomendasi dari DPP PAN.
Selain itu DPP menentukan dua opsi, pertama menerbitkan rekomendasi terhadap nama dianggap layak masuk formatur. Kedua DPP menentukan langsung empat formatur yang akan menyusun kepengurusan baru. “Kita lebih memilih pada opsi pertama karena lebih demokratis, tentu ini menjadi pertimbangan, tetapi apapun keputusan DPP tetap akan kami jalankan,”tambahnya.
Muswil PAN Sulsel akan dibuka Ketua Umum Zulkifli Hasan bersama Ketua Dewan Penasehat PAN juga mantan Ketua, Amien Rais, serta sejumlah lainnnya. (rif)

Exit mobile version