POLEWALI, BKM — Tunas Muda ABK Polewali akhirnya menjuarai turnamen sepakbola usia 12 tahun. Kesebelasan yang dilatih Sutiono dan dimanajeri Abubakar Kadir yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Polewali Mandar (Polman) ini, pada partai final berhasil mengalahkan kesebelasan Real Samudra Tonyaman.
Kemenangan diraih melalui adu penalti yang berlangsung di Stadion S Mengga, Manding, Poman, Minggu (10/1). Selanjutnya, Tunas Muda akan berlaga di Stadion Andi Matalatta Makassar dalam kejuaraan yang sama zona Sulawesi yang akan berlangsung pekan depan. Selain Tunas Muda ABK, juga Real Samudra Tonyaman dan SSB Tonyaman sebagai juara kedua dan ketiga akan menjadi wakil Kabupaten Polman dalam kejuaraan bergengsi ini.
Juara dalam zona Sulawesi ini, akan mewakili Sulawesi kejuaraan serupa di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Jika mereka berhasil menjadi tingkat nasional akan langsung terbang ke Prancis menjadi wakil Indonesia. Sekretaris PSSI Sulbar, Jufri Din didampingi Ketua Pelaksana AQUADNC 2016, Enso Tenggara didampingi pelatih bola Achmad Sukri serta asisten pelatih, Hasbi, mengatakan, selain tiga tim yang lolos setelah menumbangkan 23 klub lainnya, pihaknya juga diperintahkan bupati untuk membuat tim Sandeq usia 12 tahun dengan memilih pemain-pemain yang lolos di delapan besar.
Termasuk FC Pao Pao Kecamatn Alu, tiga pemainnya lolos seleksi walau tidak masuk final dan SSB Rajawali Panyampa Campalagian sebagai juara empat dalam turnamen tersebut, juga pemainnya direkrut di Sandeq umur 12 tahun sebanyak empat orang. Pada Senin (11/1) mereka langsung diseleksi di Stadion S Mengga hingga diberangkatkan ke Makassar.
Wasit Satnur dan hakim garis 1, Carlos serta wasit 2, Jafri Papa ILa yang menjadi wasit selama dua hari pertandingan Piala AQUADNC 2016, merasa bersyukur. Karena kejuaraan yang dibuka Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar, Sabtu (9/1), berlangsung dengan baik serta sukses. ”Ini semua tidak terlepas berkat kerjasama semua panitia dan ketua tim seleksi atlet bola Polewali Mandar, Adam Roy (mantan pemain PSM Makassar era tahun 2000 an, red),” katanya.
Manajer Tunas Muda ABK Polewali, Abubakar Kadir, ketika ditemui seusai pertandingan final, mengatakan, pihaknya berencana mengantar langsung kesebelasannya ke Makassar. ini sebagai motivasi kepada generasi muda bola Polewali Mandar, untuk bisa mewujudkan mimpinya sebagai pemain bola profesional dan menjadi aset bangsa dan kebanggaan Polewali Mandar serta Provinsi Sulbar pada umumnya.
”Kami akan berupaya dan kerja keras semoga Tunas Muda ABK bisa lolos di Makassar dan langsung mewakili zona Sulawesi di ajang bergengsi kejuaraan nasional AQUADNC 2016 untuk usia 12 tahun. Apa yang kami peroleh kali ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami dan anak-anak pemain bola serta orangtua. Juga kita raih juara karena upaya dan kerja keras pelatihnya,” kata Abubakar Kadir. (dar/mir/c)