GOWA, BKM — Jajaran Dinas Pendidikan Olahraga dan Pemuda Kabupaten Gowa serta SMPN 1 Pallangga, berduka. Seorang guru terbaiknya bernama Abdul Hakim (48) meninggal dunia.
Warga jalan poros Malino Raya, Kecamatan Bontomarannu ini diketahui tewas setelah over dosis obat kuat di kamar 14 Wisma Afood yang terletak di Jalan Pettarani Selatan 1 No 12, Kelurahan Mannuruki, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Selasa (12/1) pukul 16.00 Wita.
Menurut keterangan seorang buruh harian yang menjadi saksi bernama Levinus (40), warga Jalan Pelita IV No 54 Kecamatan Ballaparang, Kota Makassar, sekitar pukul 15.40 Wita korban terlihat seorang diri chek in di Wisma Afood kamar 14. Tak berselang lama seorang teman wanita korban yang tidak diketahui identitasnya juga muncul.
Sekitar pukul 17.00 Wita, teman perempuan korban keluar dari kamar dan meminta tolong kepada salah seorang karyawan wisma bernama Laode Raote (43), warga Jalan Kesadaran 4 Makassar. Ia menyampaikan bahwa Hakim mengalami kejang-kejang.
Laode Raote lalu menghubungi Manager Wisma Afood bernama Flori. Selanjutnya korban dilarikan ke Rumah Sakit Haji menggunakan mobil Toyota Avanza. Setiba di RS Haji, nyawa korban tidak terselamatkan. Ia dinyatakan telah meninggal dunia oleh tim medis RS Haji, sehingga disarankan untuk membawa jenazahnya ke RSU Bhayangkara guna dilakukan autopsi.
Sekitar pukul 19.00 Wita, personel Polsek Tamalate dipimpin Kanit Reskrim Polsek Tamalate, AKP Maulud yang mengetahui informasi tersebut, langsung menuju RSU Bhayangkara. Saat menggeledah saku celana korban ditemukan obat suplemen serta rokok dan uang.
Usai memeriksa korban di rumah sakit, petugas lalu menuju TKP. Di kamar 14 polisi menemukan dua botol minuman ringan dan dua botol air minum mineral yang diduga milik korban. Polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor milik korban merek Yamaha Vega DD 5795 BQ. Sementara teman wanita korban sudah tidak ada lagi.
Petugas Polsek Tamalate dalam wilayah hukum Polrestabes Makassar telah berkoordinasi dengan Polres Gowa terkait adanya warga Gowa yang tewas di Makassar.Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Muh Yunus Saputra di kantornya, membenarkan kasus tersebut.
Terpisah, Kadis Pendidikan Olahraga dan Pemuda Gowa melalui Sekdis H Sappe Mangiriang yang dikonfirmasi usai melayat ke rumah duka, kemarin siang mengaku tidak mengetahui secara pasti apa penyebab kematian Hakim yang selama ini dikenal sebagai seorang guru yang disiplin.
“Biarkan pihak kepolisian bekerja mengusut kasusnya. Yang jelas, kami di dinas cukup prihatin atas meninggalnya korban dengan kondisi demikian di sebuah wisma. Kami sangat berduka dan berharap istri dan anak-anak serta keluarganya sabar menerima cobaan ini,” kata Sappe. (sar/rus)
Guru Tewas Over Dosis di Wisma

ilustrasi