Site icon Berita Kota Makassar

KPU Sulbar Ajukan Anggaran Pemilukada Rp98 M

MAMUJU, BKM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulbar telah mengajukan estimasi anggaran untuk penyelenggaraan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Sulbar pada Februari 2017 mendatang sebesar Rp98 miliar. Ketua KPU Sulbar, Usman Suhuria, ketika dihubungi BKM di kantornya, Selasa (13/1), mengungkapkan, anggaran ini akan digunakan mulai dari tahapan persiapan hingga pelaksanaannya.
”Awalnya kami menghitung ada enam pasangan calon (paslon) yang akan maju dalam Pemilukada Sulbar nanti. Namun belakangan kami melakukan penghitungan ulang. Dan kami memutuskan kalau Pemilukada Sulbar nanti hanya diikuti empat Paslon. Jadi perhitungan empat paslon inilah sehingga kami mengajukan anggaran hanya Rp98 miliar pada ABPD pokok Sulbar tahun anggaran 2016,” tutur usman.
Namun dalam proses pembahasan yang berlangsung antara Pemprov Sulbar dengan DPRD Sulbar, akhirnya disetujui dalam pengesahan APBD pokok tahun 2016, untuk penyelenggaraan Pemilukada hanya dianggarkan Rp75 miliar. Pengurangan anggaran ini pun diakui Usman. Ia tetap berharap agar dalam APBD perubahan 2016 mendatang, akan ada tambahan anggaran.
Harapan adanya tambahan anggaran dalam APBD perubahan nanti juga disampaikan anggota KPU Sulbar, Adi Arwan Alimin. Dikatakan, kepastian kebutuhan anggaran untuk jalannya tahapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulbar ini, harus dipastikan seperti yang tertuang dalam NPHD atau MoU bersama antara Pemprov Sulbar dengan pihak penyelenggara Pemilu dalam hal ini KPU Sulbar.
Menurut Usman, KPU mulai menggunakan anggaran pada saat sosialisasi yang akan dilaksanakan pada awal tahun 2016 ini. Pihaknya mengharapkan agar dalam pencairan anggarannya dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku. Sehingga Pemilukada nanti berlangsung sukses dan lancar sesuai yang diharapkan bersama.
Anggaran Pemilukada ini, kata Usman, perlu untuk segera dicairkan. Karena tahapan dari Pemilukada telah dimulai pada awal tahun 2016 ini. Jika anggaran terlambat cair, maka tentu akan membuat tahapan dari Pemilukada itu dapat berjalan sesuai agenda yang telah direncanakan sebelumnya. (ala/mir/c)

Exit mobile version