MALILI, BKM β Pemadaman listrik yang kerap terjadi di Kabupaten Luwu Timur membuat warga geram. Pasalnya, barang elektronik milik warga ikut menjadi rusak. Kesal dengan pemadaman itu, warga yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Lutim (AML) menduduki kantor PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) ranting Tomoni, Luwu Timur.
Dalam orasinya Koorlap aksi Eko Saputra mengatakan, aksi demonstrasi ini bukan kali pertama dilakukan sehingga dirinya menilai pihak PLN terkesan melakukan pembiaran dan sengaja membuat barang elektronik warga rusak.
βIni merupakan pembiaran yang dilakukan oleh PLN sebab hingga kini tidak ada solusi yang diberikan terkait pemadaman listrik yang kerap dilakukannya,β ungkapnya.
General Manager PLN area Palopo, Himawan pun menemui para demonstran. Dalam pertemuan itu, GM PLN ini berjanji akan mengusahakan untuk mendatangkan 5 Mega Watt dan menormalkan listrik khusus di wilayah Womantorau.
Jjanji yang tertuang dalam surat tersebut PLN berusaha untuk tidak terjadi pemadaman listrik hingga bula Mei dan menambahkan mesin tambahan dengan daya 0,2 MW di Kecamatan Tomoni dan Wotu dalam waktu yang tidak terlalu lama. (alp/C)