PAREPARE, BKM — Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe, Senin (11/1) melakukan peninjauan pelaksanaan proyek pembangunan yang diluncurkan tahun 2015, senilai Rp 61,7 M.
Proyek yang ditinjau yakni Rumah Sakit Umum Tipe B plus di Tonrangeng senilai Rp 41 M, proyek akses jalan masuk ke Rumah Sakit Umum Tipe B Plus senilai Rp 4,8 M, proyek Tugu Pramuka di eks patung Blue Band, serta proyek Senggol senilai Rp15,9 M.
Selama melakukan peninjuan Wali Kota didampingi sejumlah pimpinan SKPD terkait. Tampak mendampingi Taufan, Kadis PU Syamsuddin Taha, Asisten Bidang Pemerintahan, H Rusman Rahman, Kabag Pembangunan Haryanto dan Kabag Humas, Ahmad Masdar.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Jumardi menjelaskan, secara umum progres pekerjaan sudah hampir rampung. Kini pihak kontraktor pelaksana, PT Haka Utama telah masuk pada tahapan pekerjaan pengecoran lantai empat.
Taufan minta agar penanggung jawab pelaksana proyek, Andi Johan Arfa, segera merampungkan seluruh item kontrak. Rencananya, proyek ini akan kembali dilanjutkan proses pekerjaannya pada tahun ini dengan anggaran dari pemerintah pusat.
Pada proyek akses jalan masuk ke RSU Taufan mengkritisi kontraktor proyek yang dinilainya lambat menyelesaikan pekerjannya. Padahal kata dia, semestinya proyek yang dikerjakan PT Jenifer Utama Karya ini sejak Oktober 2015. Tidak lebih dari satu bulan kontrak sudah bisa rampung.
”Namun faktanya hingga memasuki Janauri 2015 ini belum tanda-tanda rampung,” kata Taufan prihatin.
”Surati kontraktor agar merampungkan pekerjaannya termasuk denda atas keterlambatan ini,” tegas Taufan.
Senggol pasca revitaliasasi kata Taufan, akan menjadi ikon baru Parepare, dan menjadi salah satu daya tarik orang dari luar daerah datang berkunjung ke Parepare. Proyek ini akan menghilangkan kesan kumuh di kawasan tersebut yang tak enak dipandang mata.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Revitalisasi Senggol, Suhandi menjelaskan, anggaran pembangunan pasar ini berasal dari dana Tambahan DAK 2015 sebesar Rp9,6 M dan bantuan APBN 2014 sebesar Rp6,3 M untuk
revitalisasi kasawan senggol bagian luar dengan panjang fisik bangunan 300 meter. Sementara untuk revitalisasi senggol bagian dalam (penjual cakar), akan diupyakan dikerja tahun 2016 ini. (smr/C)