MAKASSAR, BKM– Syamriansayah (49) warga Jalan Kapitan Laut Pulo Gq Attaq, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar kantor DDI, Jalan Nuri Nomor 09, Makassar, Rabu (13/1) sekitar pukul 20.00 Wita.
Anggota Pollsek Mariso dipimpin KSPK Aiptu Amrin dan Aiptu Hendrik yang menerima laporan warga langsung mendatangi TKP guna melakukan penanganan. Selang beberapa waktu Tim Identifikasi dari Polrestabes Makassar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemeriksaan jasad.
Usai diperiksa, jasad kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara dengan menggunakan ambulance. Hasil visum pihak rumah sakit menyimpulkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh Syamriansyah.
Aiptu Amrin mengemukakan, saat anggota tiba di TKP melihat tubuh korban sudah kaku di atas empat tidurnya sendiri. Saat anggota memeriksa isi kamar dan tasnya tidak menemukan obat-obatan dan sejenisnya.
“Kami yang pertama kali masuk ke kamar almarhum. Memang kondisinya sudah kaku saat kami tiba. Kami juga mencari barang bukti seperti obat-obatan dan benda mencurigakan lainnya, tapi kami tidak temukan,” jelas Aiptu Amrin.
Sementara Kapolsek Mariso, Kompol Chairuddin Wachid mentakan, kesimpulan sementara hasil pemeriksaan medis, bahwa almarhum meninggal dunia karena sakit. Hanya saja, Kapolsek belum dapat menyampaikan penyakit yang diderita Syamriansyah.
“Almarhum baru beberapa bulan di Makassar untuk mengurus keperluannya. Almarhum menginap di kantor DDI dan ditemukan meninggal dunia tanpa ada tanda kekerasan di tubuhnya. Sementara hasil visum menyatakan kalau almarhum meninggal karena sakit,” tutup Kapolsek (jul-ril/c)